
Jalur Probolinggo – Cemorolawang akhirnya jadi pilihanku untuk menuju Bromo. Jalur ini satu dari setidaknya empat jalur yang bisa ditempuh jika ingin ke Gunung Bromo. Tiga jalur lain ke Bromo Pasuruan – desa Wonokitri, desa Ngadas dari jalur Malang dan desa Burno dari Lumajang. Untuk sampai di Cemorolawang dari terminal Probolinggo perlu waktu 1,5 jam naik angkutan umum dengan jalan menanjak berkelok-kelok sekitar 30 menit terakhir. Tarif angkutan ini Rp 20 ribu – Rp 25 ribu.
Gunung ini secara administratif masuk Kabupaten Probolinggo. Cemorolawang adalah desa terakhir yang aku temui sebeum turun ke lautan pasir menuju Gunung Bromo. Di dusun yang masuk desa Ngadisari, Kecamatan Sukopuro ini ada fasilitas untuk turis seperti hotel, restoran, bahkan ATM BNI.
Continue reading “Napak Tilas Dian Sastro Ngesot”