Sebenarnya hari ini aku berniat posting tentang Bali Post. –Aduh, kok aku sentimen banget sih sama mereka?-. Tapi karena ada diskusi “gawat” di rumah pagi ini, maka aku pikir hasil diskusi atau diskusinya itu sendiri lebih menarik untuk ditulis. Kali ini soal rebutan wacana di rumah tangga.
Pagi ini, ketika aku menikmati sarapan dengan menu ayam suwir, tempe goreng, dan oseng-oseng kangkung, Lode, istriku, tiba-tiba nyeletuk, “Kenapa sih tidak banyak orang yang mau membicarakan isu dapur. Padahal kan ini isu yang penting juga. Sekali-kali kek tanya tentang bagaimana prosesnya, apa susahnya masak, bla-bla-bla.”
Intinya ada dua hal yang diprotes istriku.
Continue reading “Rebutan Wacana di Rumah Tangga”