Kisah Kasih di RSJ

Sugianti

Usai ngobrol dengan jenderal di salah satu sal laki-laki, kami beranjak ke bagian lain dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli. Kami ke sisi timur, semoga aku tidak salah arah, rumah sakit ini. Ngobrol sebentar sama beberapa pasien di sal ini. Pasien itu bawaannya teriak-teriak pas lihat kami. Kata petugas sih ini sal untuk pasien baru. Makanya masih pada kasar-kasar.

Bakti sosial BBC Goes to RSJ, Pitulasan ala Bali Blogger Community (BBC) itu sudah melewati tengah hari. Aku lihat jam sudah hampir pukul 1 siang. Waktunya makan siang.

Continue reading “Kisah Kasih di RSJ”

Narsis Memang Asik

Karena ada di koran kemarin, lalu hari ini Wira kirim klipingnya di milis BBC. Jadi ya aku posting saja di sini.

Sebagai pengikut agama narsisme yang diajarkan Nabi Selo Longor, tentu saja wajib hukumnya bagiku memasukkan kliping itu di blog. Kalau tidak, aku bisa dirajam di neraka Jahannam. Celakanya lagi bisa ditolak masuk surga Betngandang.

Most Wanted Words in Google

Iseng aja. Ini percobaan bagaimana sih Google merepon kata-kata di blogku setelah aku tulis kata-kata yang paling banyak dicari di Google. Siapa tau memang menarik untuk dicoba untuk menipu banyak orang. πŸ˜€

1. marc chagall
2. snarky
3. dane cook
4. hoopz
5. megan hauserman
6. i love money
7. toastee
8. black chicken
9. lolo jones
10. the fifth element

Doronglah Motor Sampai Kota Denpasar

Pada zaman masih SMA, Pan Belog sudah termasuk salah satu murid yang nakal. Waktu itu dia sekolah di salah satu SMA favorit di jalan Kamboja Denpasar. Dia sering bolos. Namun meski bolos, dia mengaku daftar hadirnya selalu terisi. Caranya dengan menitip absen pada teman sekelasnya.

Kebiasaan ini berlanjut ketika dia masih kuliah. Daripada duduk manis dengar dosen ngoceh di kelas, dia pilih kabur lalu ikut demo. Makanya dia selalu merasa sudah punya jasa pada negeri ini. β€œKalau tanpa kami, Indonesia mungkin masih dalam cengkeraman dan kekejaman Orde Baru,” katanya yakin. Ya deh peh..

Continue reading “Doronglah Motor Sampai Kota Denpasar”

Pasanglah Lilin pada Tempatnya

Orang alim bilang manusia itu campuran antara malaikat dan binatang. Binatang lebih mengandalkan perasaan daripada pikiran. Makanya kalau ayam lagi nafsu untuk ngeseks ya langsung aja main sikat meski dipelototi teman-temannya. Anjing kalau mau pup juga asal saja meski di depan rumah orang. Tapi malaikat sebaliknya. Konon mereka cerdas-cerdas. Sayangnya mereka tidak punya perasaan dan nafsu. Jadinya ya mereka tidak butuh makan dan… seks. Kasian banget sih.

Nah, enaknya manusia itu karena terletak di antara dua kutub itu. Jadi dia bisa bersikap layaknya malaikat: sibuk mencari surga sampai lupa menikmati enaknya maksiat (cucian deh Lu..), tapi juga bisa bersikap layaknya ayam: ngeseks seenaknya di depan webcam lalu disebar lewat internet (hihihi, mauuuu).

Continue reading “Pasanglah Lilin pada Tempatnya”

Hilang Jatah, Gundullah Kepalaku

Pan Belog pun ingkar janji. Selesai Nyepi lalu dengan sangat yakin dia bilang akan rajin cerita tentang hal-hal yang dia alami padaku. Kalau tidak salah sih dia bilang cerita itu pengennya dimuat setiap Sabtu atau Minggu di blogku atau di balebengong.net. Ternyata pekan ini dia telat. Padahal, dia sudah merasa diri seperti Goenawan Mohamad yang punya Catatan Pinggir tiap edisi di Majalah Tempo. Atau, ya setidaknya, sama dengan Sudira alias Aridus penulis tetap rubrik Obrolan Bale Banjar di Bali Post Minggu yang obrolannya lebih mirip obrolan mahasiswa S3 daripada di bale banjar karena saking tinggi dan beratnya tulisan di sana. Hehe..

But, ya begitulah. Pan Belog bisanya hanya mencela orang. Padahal dia sendiri nulis pun enggan, atau jangan-jangan malah tidak bisa sama sekali. Hihihi..

β€œTidak mau tidaklah berarti tidak bisa,” kelitnya.

Continue reading “Hilang Jatah, Gundullah Kepalaku”