Chomsky, Bush, dan Indonesia

Kemarin abis baca buku Chomsky untuk Pemula. Belinya di Gramedia minggu lalu pas lagi nyari buku tentang Ajeg Bali. Mumpung pas ada duit, sekalian aja beli. Karena Chomsky juga karena yang nerbitin Resist Book yang bukunya murah dan bagus.

Baca buku tentang Chomsky menarik. Dia salah satu pemikir yg banyak dikutip saat ini karena ide-idenya tentang linguistik, media, dan Amerika Serikat. Tidak terlalu baru sih ide-ideen di buku itu. Cuma jadi lebih tau tentang dia aja.

Continue reading “Chomsky, Bush, dan Indonesia”

Dua Negara, Seribu Satu Cerita

-resensi buku-

Meskipun judul bukunya berembel-embel catatan perjalanan jurnalistik, buku ini lebih tepat disebut kajian tentang Damascus dan Baghdad. Sebab penulisnya tidak hanya menyusun berdasarkan reportase di lapangan tapi lebih banyak menggunakan bahan-bahan tertulis alias riset. Penggunaan data skunder lebih banyak, dibandingkan observasi atau wawancara dengan sumber-sumber di lapangan, misanya.

 

Maka, embel-embel sebagai catatan perjalanan jurnalistik dalam buku ini terkesan dipaksakan. Sebab, buku ini lebih dari itu. Sebagaimana disinggung dalam pengantarnya, buku ini memang tidak hanya sebuah laporan jurnalistik tetapi pemahaman mengenai sejarah sebuah negara, kota, dan juga suku-suku bangsa yang ada di dunia.

Continue reading “Dua Negara, Seribu Satu Cerita”

Cerita Negara dengan Luka dan Trauma

Sudah sebulan lalu lalu pulang dari Kamboja. But, baru sekarang bisa nulis cerita selama di sana. Tidak masalah meski telat. Yang penting kan aku masih menyimpan cerita itu. Syukur-syukur kalo ada yang baca cerita ini. Ya, barangkali bisa jadi referensi atau sekadar tempat berbagi.

Aku berangkat karena kebaikan hati teman-teman di Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Mereka mendaftarkan aku ikut seleksi Investigative Reporting Course yang diadakan Philippine Centre for Investigative Journalism (PCIJ) dan Southeast Asian Press Alliance (SEAPA) Bangkok. Tidak ada salahnya dicoba kan? Eh, ternyata aku lolos seleksi mewakili media tempatku bekerja. Padahal cuma modal nekat. 🙂

Continue reading “Cerita Negara dengan Luka dan Trauma”

Exhibition explores journalistic flaws, hardships

The Jakarta Post , Jakarta | Thu, 08/26/2004 2:30 PM | Life

I Wayan Juniartha, The Jakarta Post/Denpasar, Bali

The Bali Independent Journalists Alliance (AJI Bali) has a unique way of celebrating its 10th anniversary — organizing a cartoon exhibition, where most of the work deals with the dark side of journalism, from news-spinning and insinuation to the prevailing culture of bribery among local journalists.

Titled “”Journalists in the Eyes of Cartoonists””, the exhibition features 32 works of 17 local cartoonists, including some of the island’s most respected cartoonists such as Ida Bagus Marti naya, Kadek Jango Pramartha, Wayan Gunasta and Cece Riberu. Held in the Bali Museum in downtown Denpasar, the exhibition runs through Aug. 28.

Continue reading “Exhibition explores journalistic flaws, hardships”

Untunglah Tetap Semangat..

Dor!

Sekarang di salah satu pojok gate E1, Bandara Changi, Singapore. Aku dalam perjalanan ke Phnom Penh, Kamboja utk ikut kursus jurnalisme investigasi sampe 1 Agustus ntar. Sejak dari Bali tadi pagi, di Jakarta, dan sekarang fisikku masih payah. Pilek, demam, dan sedikit pusing. Padahal aku udah minum Sanaflu. Ya, untunglah semangat tetap menyala! He.he.

Ok. Ntar lagi pesawat Silk Air take off. Aku harus siap2.

-dari s’pore jam 3.30 waktu setempat-