Category: Bali Blogger
Akhir Pameran BBC di Kuta Karnival
20.20 Wita. Dua standing banner sudah beres dikemasi Arie dan Yanuar, dua pasangan kalem Bali Blogger Community (BBC). Mas Adi bareng Mbak Tini dan Feri (?) sudah beresin laptop dan peralatan mereka. Aku dan Novan kebagian rapiin buku tamu dan leaflet BBC di stand pameran tersebut.
Laptop Saylow juga sudah diamankan Ike. “Jangan bilang-bilang ya. Biar dia nanti bingung nyari,” kata Ike. Saylow dan temannya tidak ada di tempat. Katanya lagi cari cewek. :p
Maka, semua sudah beres. Aku pun pamit. Pulang dengan mata setengah ngantuk..
Mengenal Kuta dari Sudut Berbeda
“Tidak terbayang kalau tidak ikut field trip,” kata Eka Darma Saputra, anggota Bali Blogger Community (BBC) ketika kami sedang di areal Pura Dalem Celuk Waru siang tadi. Senang juga mendengar komentar Eka, mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), itu. Sebab itu berarti ada gunanya juga bikin kegiatan Blogger Day Out, jalan-jalan ala blogger ini.
Blogger Day Out adalah kegiatan BBC dalam rangka Kuta Karnival. Sekitar 15 blogger lain juga ikut kegiatan pada Sabtu (18/10/08) ini. Jalan-jalan ala blogger ini berawal dari keinginan BBC untuk turut serta dalam kegiatan Kuta Karnival. Ya, sekali-kali mendukung pariwisata Bali lah.
Penghargaan untuk Sebuah Kerendahan Hati

Pertama, aku harus minta maaf ke Bu Ketua Panitia dan Wakilnya. Soale aku telat datang di Kopi darat sambil buka puasa bareng alias Kopdar sambil Bubar ala BBC kemarin petang. Pukul 4an sore aku baru berangkat dari rumah. Biasalah. Tradisi dan budaya Indonesia kan harus dilestarikan. Salah satunya tradisi ngaret itu. Hehe..
Pas sampai di Panti Asuhan Tat Wam Asi, acara ternyata sudah jalan. Hendro sudah duduk manis di depan bersama empat ibu lainnya, yang semuanya dari panti asuhan di jalan Jaya Giri Renon tersebut. Benar-benar tidak enak hati. Soale aku sudah diminta jadi pembawa acara sebelumnya. Dan aku mengiyakan. Eh, ternyata aku telat.
Sambil Kopdar Kita Bubar
Proud to be Part of BBC
Masih euforia oleh-oleh dari bakti sosial BBC Goes to RSJ, Pitulasan ala Bali Blogger Community (BBC). Tulisan ini anggap saja sebagai koreksi atas tulisanku sebelumnya soal BBC yang rame di milis tapi sepi kegiatan. Bagiku, bakti sosial pas peringatan 17 Agustus alias pitulasan lalu membantah tulisanku itu sendiri.
BBC kini makin bergerak maju. Kami tak melulu ribut di dunia maya. Kami bisa berbuat sesuatu untuk dunia nyata. BBC Goes to RSJ membuktikan itu. Meski, bagi banyak orang mungkin kecil banget, tapi bagiku ini langkah keren untuk membuktikan kalau kami juga peduli pada kelompok yang terlupakan.
Kisah Kasih di RSJ

Usai ngobrol dengan jenderal di salah satu sal laki-laki, kami beranjak ke bagian lain dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli. Kami ke sisi timur, semoga aku tidak salah arah, rumah sakit ini. Ngobrol sebentar sama beberapa pasien di sal ini. Pasien itu bawaannya teriak-teriak pas lihat kami. Kata petugas sih ini sal untuk pasien baru. Makanya masih pada kasar-kasar.
Bakti sosial BBC Goes to RSJ, Pitulasan ala Bali Blogger Community (BBC) itu sudah melewati tengah hari. Aku lihat jam sudah hampir pukul 1 siang. Waktunya makan siang.
Bertemu Jenderal di RSJ Bangli

Agak gerimis ketika kami sampai di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli Minggu kemarin. Sekitar pukul 11 pagi. Tapi hari terlihat gelap karena mendung dan gerimis. Aku agak pesimis dengan kegiatan hari itu gara-gara gerimis itu. Biasalah, bawaannya kepikiran. Takut saja sudah capek-capek ngurus persiapan, eh, acaranya jadi berantakan.
Persis pas Indonesia merayakan kemerdekaannya yang ke-63, Bali Blogger Community (BBC) bikin bakti sosial BBC Goes to RSJ. Acara Pitulasan ala BBC ini untuk mengenal RSJ lebih dekat juga berbagi dengan pasien RSJ. Kami ingin ada lomba pula dengan pasien di rumah sakit ini.
Inilah Perayaan Kemerdekaan ala Kami

Bu Sugianti memberi energi baru siang itu. Perempuan pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli itu tiba-tiba naik ke tempat band Animo menyanyi. Dia meminta mikrofon lalu mengganti Amy Rosady, vokalis band beraliran pop tersebut. Dengan yakinnya, ibu yang berambut pendek mirip laki-laki itu menyanyi.
Aku tidak tahu lagunya. Sepertinya sekitar 80 anggota Bali Blogger Community (BBC) juga tidak tahu. Tapi semuanya tertawa melihat Bu Sugianti menyanyi. Siang itu jadi agak riuh. Sambil duduk lesehan di lapangan rumput, temen-temen BBC tertawa tergelak.

