
Pertama, aku harus minta maaf ke Bu Ketua Panitia dan Wakilnya. Soale aku telat datang di Kopi darat sambil buka puasa bareng alias Kopdar sambil Bubar ala BBC kemarin petang. Pukul 4an sore aku baru berangkat dari rumah. Biasalah. Tradisi dan budaya Indonesia kan harus dilestarikan. Salah satunya tradisi ngaret itu. Hehe..
Pas sampai di Panti Asuhan Tat Wam Asi, acara ternyata sudah jalan. Hendro sudah duduk manis di depan bersama empat ibu lainnya, yang semuanya dari panti asuhan di jalan Jaya Giri Renon tersebut. Benar-benar tidak enak hati. Soale aku sudah diminta jadi pembawa acara sebelumnya. Dan aku mengiyakan. Eh, ternyata aku telat.
Ah, kalian sendiri yang salah. Siapa suruh melawan budaya bangsa yang adi luhung itu. Hahaha. *Mengeluarkan jurus ngeles ala blogger teler..
Tapi yowislah. Acara toh tetap berjalan. Hendro jadi berjenis kelami ganda. Sebagai pembawa acara sekalian sambutan dari BBC. Top markotop, Mas. Pantes saja Anda sukses sebagai bos Bali Orange. Soale penuh dedikasi. Wahahaha..
Sore itu suasana agak garing. Sambutan dari Ketua Yayasan Tat Wam Asi lumayan menarik. Aku jadi bisa tahu suka duka mengelola dan tinggal di panti asuhan. Apalagi pas bagian ada penghuni yang malam-malam turun dari kamar lewat pohon untuk.. pacaran! Wah, itu ceritanya layak masuk TV. Ada lagi beberapa cerita lain yang juga asik. Tapi karena suara ibunya pelan dan panjang, jadi terasa capek.
Rencanaku untuk bertanya pun kubatalkan. Sudahlah. Kapan-kapan saja aku tanya-tanya lagi ke sana.
Abis sambutanwaktunya acara yang paling ditunggu-tunggu sama anak-anak panti asuhan, berbagi sumbangan. Horeee.. Bu Ketupat yang dermawan itu memberikan uang berisi Rp 3 juta hasil penggalangan dana oleh BBC. Salut bener untuk Bu Ketupat dan Wakilnya.
Tak hanya duit tunai, BBC juga memberikan bingkisan untuk masing-masing anak berupa pensil dan temen-temennya. Hadiah ini diberikan di akhir acara. Wah, lama-lama BBC harsu ganti dari Bali Blogger Community jadi Baik Baik Cajan. Hahaha..
Setelah sumbangan, gantian materi dari jagoan SEO: Brokencode dan Dewaji. Para tukang lendir yang sudah insyaf, karena baru saja dapat sekitar 5000 dollar, ini mengalami gagap komunikasi. Gimana tidak. Mereka harus ngomong tentang bagaimana menggunakan mesin pencari dengan anak-anak yang sebagian besar masih awam dengan internet. Jadinya ya kurang nyambung.
Parahnya lagi mereka harus menghadapi laptop error di tengah presentasi. Lalu sambil presentasi, mereka juga harus ngurus mikrophone. Repotnya gak ketulungan. Kasian juga ngliatnya. Tapi kapan lagi bisa ngerjain para suhu. Aku yakin mereka kapok kalau disuruh ngajarin soal SEO lagi ke anak-anak. Ampuuuun..
Lalu, anak-anak panti asuhan datang di saat yang tepat. Ketika laptop lagi error, anak-anak itu menampilkan tarian bali Puspanjali dan dance Barbie. Tariannya biasa saja. Tapi dance (bukannya ini juga artinya tari) luar biasa. Bayangkan. Sampai ada bagian di mana dua penari meloncat di atas kepala dua penari lain yang duduk nglesot di lantai. Dahsyatlah pokoke.
Sebelum buka tiba, Dek Didi membagi ilmu soal blog. Tidak jauh beda. Sepertinya ada gap ilmu juga. Sekitar 50 anak dan empat ibu-ibu dari panti asuhan hanya mlongo ketika Dek Didi bercerita soal Side Bar, Header, Category, dan seterusnya. Mungkin mereka tersepona, eh, terpesona dengan keringat dingin di dahi Dek Didi. Hwahaha..
Dan, acara makan-makan pun tiba. Biar perut gak kaget, segelas es buah dingin adalah pilihan yang tepat. Es manis ini sueger banget dengan buah pepaya, kolang-kaling, dan entah buah apa lagi. Minuman ini ditambah jajanan kecil. Sebagai ending, nasi jinggo dengan ayam suwir, sambel goreng, sayur kacang ijo, krupuk, dan βselalu dan selalu- be geraaaang.
Pokoke muakcrot!!
Lalu malam itu ditutup Animo Band. Amy Rosady dkk membawakan tiga lagu termasuk lagu andalannya: Biarkanlah. Dan untuk merekalah aku membuat tulisan ini. Benar-benar salut sama band indie yang ngepop ini. Sejak awal keberadaan BBC, band ini selalu saja oke untuk tampil di acara BBC.
Pas launching Februari lalu mereka mau tampil. Lalu disambut meriah oleh teman-teman BBC meski masih dengan kecanggungan karena baru mengenal musik mereka. Lalu pas Pitulasan ala BBC juga mereka oke banget. Tampil minimalis tapi sangat berarti.
Makanya salut bener sama band ini. Mereka rajin gerilya di dunia maya, sekaligus ikut dalam tiap kegiatan BBC. Jadinya aku ga ragu-ragu untuk beli CD-nya, menikmati lagu-lagunya, juga teriak-teriak ikut nyanyi tiap mereka tampil.
Meski salah satu lagu mereka bahkan sudah masuk chart #1 versi Hard Rock FM, toh band ini masih rendah hati. Buktinya kemarin mereka masih mau tampil di depan sekitar 50 anak panti asuhan yang kemungkinan belum tah what the hell is Animo Band. But, Animo tampil sepenuh hati.
Maka, setelah bertepuk tangan dengan meriah untuk panitia yang sudah bekerja keras untuk Kopdar sambil Bubar juga untuk para blogger yang mau dikerjain dan hadir, marilah bertepuk tangan pula untuk Animo..

Leave a Reply