Category: Daily Life
-
Bali Memang Tak Peduli Pejalan Kaki
Written by
on
Sudah pernah jalan-jalan di Ubud? Bukan. Bukan di bagian pusat Ubud seperti sekitar puri, pasar, dan jalan-jalan di sekitarnya. Kalau di sana sih pasti nyaman. Kan banyak turis asing.
-
Selamat Tinggal Tahun Egois Tanpa Hasil
Written by
on
Tahun sudah mau berganti tapi nasib masih saja sama, ditolak penyedia beasiswa. Biar tidak terlewat begitu saja, penting memang untuk membuat catatan. Sekadar mengingat dan merefleksikan apa saja yang sudah…
-
Muhadloroh, di Mana Anak Muda Belajar Bicara
Written by
on
Nely, sepupuku, menodong ketika aku pulang kampung pekan lalu. Tumben ada yang menodong untuk berbagi pengalaman dan motivasi begini. Jadi ya terima saja meskipun tidak terlalu percaya diri.
-
Lelaki yang Pergi dalam Sunyi
Written by
on
Bapak pun pergi dengan menyisakan penyesalan dan rasa bersalah. Sejak awal Desember lalu, emak dan kakak-kakakku sudah mengirim pesan, “Segeralah pulang meski hanya sebentar. Bapak sakit parah.”
-
Setelah 30 Jam Menuju Sisi Lain Bumi
Written by
on
Paspor yang sudah aku siapkan itu ternyata tidak ada di tas. Aku ubek-ubek di kantong bagian depan, tengah, dan belakang tas tidak ada juga. Tiap bawaan di atas sudah aku…
-
Mendadak Kangen Nasida Ria
Written by
on
Obrolan di grup Whatsapp keluarga membuatku pengen nulis tentang ini. Entah dari mana mulainya, tiba-tiba obrolan kami berlanjut ke soal lagu-lagu masa kecil dulu. Aku jadi ingat Nasida Ria dan…
-
Memuji Kualitas Layanan Kantor Imigrasi
Written by
on
Setelah lima tahun berselang, aku kembali lagi ke Kantor Imigrasi Denpasar. Kali ini untuk mengganti paspor yang akan habis masa berlakunya Februari 2015 nanti. Lima tahun berselang, ternyata sudah banyak…
-
Memfungsikan Setra sebagai Taman Kota
Written by
on
Otakku yang ngeres langsung saja berpikir, “Kasihan amat mereka..” Bapak dan anak kecil itu duduk di trotoar. Dari balik pagar, mereka melihat patung dengan air mancur di depan kantor Gubernur…
-
Tentang Alex,Teman yang Hampir Mati Itu
Written by
on
Kejutan datang bulan lalu. Seorang teman yang dulu hampir mati ternyata telah kembali. Hari ini aku baru ingat untuk menulis cerita itu kembali. Namanya Alex. Dia salah satu orang dengan…
-
Arus Bali Perlawanan di Teluk Benoa
Written by
on
Bulu kuduk langsung berdiri. Darah berdesir di tengkuk. Melihat barisan perahu itu, aku merinding. Tubuh menggigil sebentar seperti gemetar.