Author: a!
-
Mendadak Gagap saat Wawancara Seleksi Beasiswa
Written by
on
Perubahan posisi bisa membalik emosi. Kali ini aku mengalaminya saat wawancara untuk seleksi penerima beasiswa Chevening dari Pemerintah Inggris. Wawancaranya di Kedutaan Inggris di Jakarta, 19 April kemarin.
-
Enakan Kerja Pagi daripada Lembur
Written by
on
Sudah sekitar sebulan ini pola tidurku berubah. Sebelumnya, kami selalu tidur lebih awal. Tubuhku bahkan sudah nempel kasur pukul 8 malam. Tak lama kemudian mendengkur mendahului yang lain.
-
Sepuluh Langkah Mendeteksi Berita Sampah
Written by
on
Pagi ini aku terbangun dengan rayuan dari Facebook. Ketika mata masih penuh belek, samar-samar aku melihat judul sangat menggoda: Tips to Spot False News. Langsung saja aku baca dan simpan…
-
Banyuwangi yang Kini Melampaui Imajinasi
Written by
on
Tetangga Bali ini dulunya dipandang dengan mata merem. Dia seolah-olah tidak ada. Banyuwangi? Membayangkan saja sudah sepertinya jauh sekali. Di ujung timur Pulau Jawa.
-
Cari Kami Belajar Hidup Lebih Bertanggungjawab
Written by
on
Hidup ramah lingkungan sebenarnya tidak susah. Gaya hidup ramah lingkungan biasa disebut juga hidup bertanggung jawab atau berkelanjutan. Apapun namanya, tujuannya sama: bagaiman membuat perilaku kita sehari-hari agar lebih ramah lingkungan.
-
Gak Enak Hidup di Zaman Orde Baru
Written by
on
Buat kalian yang sedang merindukan Soeharto. Sini aku ceritain sedikit betapa tidak enaknya hidup di zaman itu. Apa-apa mahal. Tidak ada kebebasan. Yang murah saat itu hanya satu, nyawa kalian…
-
How is your trust on media
Written by
on
Ini hanya percobaan memasukkan data dari Datawrapper ketika belajar Data Driven Journalism bareng Mbak Happy. Pekan lalu dia belajar di Bojonegoro, Jawa Timur bareng Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia. Here…
-
Menikmati Kemilau Yangon di Malam Hari
Written by
on
Kali ini, akhirnya bisa menikmati malam di Yangon. September lalu, ketika pertama kali ke Myanmar, aku hanya singgah tak kurang dari dua jam di ibu kota Negeri Pagoda ini. Sekarang…
-
Menghindari Pengintaian Mata-mata dalam Genggaman
Written by
on
Telepon seluler adalah alat mata-mata terbesar yang pernah ditemukan. Dulu kala, pengintaian dilakukan secara konvensional. Mata-mata, misalnya polisi, secara diam-diam akan mengikuti ke mana pun kita pergi. Kita tak tahu…
-
Di Bagan, Kata-kata pun Tak Lagi Terucapkan
Written by
on
Mendadak semua orang terdiam. Hanya terdengar gumaman, “Wow..” Pagi itu di atas Pagoda Shwesandaw ratusan orang seperti tersihir melihat bola raksasa jingga pelan-pelan merayap meninggalkan ufuk timur. Belasan balon melayang…