Bijak Memilih dan Memilah Serakan Informasi

1 , , Permalink 0

BLUR_110117_003 “Gempa” susulan pun terjadi di linimasa.

Begitu gempa 8,5 Richter mengguncang kawasan barat Sumatera, termasuk Daerah Istimewa Aceh dan Sumatera Utara dua hari lalu, informasi di Twitter pun berseliweran. Seperti biasa, gempa di linimasa ini membuat warga lebih panik dibanding gempa sesungguhnya.

Aku sendiri pernah merasakannya ketika ada gempa di Bali selatan Oktober 2011 lalu. Pas aku lagi di Flores, Bali kena gempa. Lalu di Twitter pun informasi berseliweran. Karena hanya baca di Twitter, ketakutanku kok amat terasa. Padahal ya tak segawat yang ada di linimasa.

Continue Reading…

Kumpulan Pengalaman Jurnalisme Warga

2 , , Permalink 0

Di tengah langkanya referensi tentang jurnalisme warga, buku ini serasa pelepas dahaga.

Buku yang diterbitkan Peter Lang, New York tahun 2009 ini memberikan gambaran bagaimana praktik jurnalisme warga tak hanya diterapkan tapi juga bisa mendorong perubahan di banyak negara. Melalui contoh-contoh di Irak, China, Amerika Serikat, India, Australia, dan negara-negara lain, para penulis menegaskan bahwa perubahan warga sekaligus sebagai pewarta bukanlah hal mustahil.

Continue Reading…

Mengumpulkan Catatan Berserak Musik Bali

6 , , Permalink 0

“Saya tak akan merunduk-runduk sejak awal minta maaf bahwa kumpulan tulisan ini masih jauh dari sempurna,” tulis Rudolf Dethu.

Dethu menulis kalimat tersebut pada paragraf terakhir buku Blantika Linimasa, Kaleidoskop Musik non-Tradisi Bali. Seperti biasa, teman di Bali Creative Community (BCC) ini memang suka njeplak dan sarkas.

Continue Reading…

A9ama, Menyigi Misteri Penyampai Informasi

4 , , Permalink 0

Media massa itu semata memberitakan apa yang ingin mereka sampaikan.

Berita, lewat media apa saja, merupakan hasil saringan wartawan dan media itu sendiri. Ada sudut pandang wartawan, pemilihan oleh tim redaksi, juga politik media yang memberitakan. Di balik berita, banyak fakta “pertarungan” antar-media atau sesama wartawan di satu media.

Continue Reading…

Dua Panduan untuk Menikmati Bali

5 , , Permalink 0

Bingung mau jalan-jalan di mana saja selama liburan di Bali? Dua buku terbitan Intisari ini bisa jadi panduan.

Buku pertama berjudul Where to Go Bali. Buku ini terbit November 2010 lalu. Materinya tentang lokasi wisata dan aktivitas apa saja yang menarik untuk dilakukan selama di Bali.

Continue Reading…

Sudah Dikutip Tanpa Izin, Dikomersialkan Pula

41 , , , Permalink 0
Niat awal aku ke toko buku Gramedia Matahari Denpasar Selasa malam kemarin adalah untuk beli buku kuliner Solo terbitan majalah Intisari. Buku ini akan aku jadikan referensi penulisan kuliner Bali oleh majalah bulanan terbitan Jakarta tersebut. Sejak sebulan lalu, aku memang sedang membuat liputan untuk Intisari. Namun buku ini ternyata tidak ada.

Aku malah nemu beberapa buku tentang kuliner Bali di toko tersebut. Ada dua yang menarik perhatianku. Salah satunya adalah Peta Lengkap Kuliner di Bali karya Ketut Rosmandana. Buku terbitan Exspresi Yogyakarta ini menambah kata “Benar-benar Memuaskan” di sampulnya. Buku lainnya aku baca sekilas juga lalu aku taruh kembali di tempat semula.

Continue Reading…

Dunia Tanpa Kemiskinan Bukanlah Impian

9 , , , , Permalink 0

Muhammad Yunus

Perdagangan global itu seperti ratusan jalan tol. Perlu ada yang mengatur: batas kecepatan, lampu merah, batas ukuran kendaraan, dan seterusnya. Tanpa aturan, maka truk-truk besar dengan kecepatan tinggi saja yang bisa melewatinya. Aturan tidak hanya akan membuat kendaraan-kendaraan kecil punya kesempatan menggunakan jalan tapi juga disejajarkan dengan kendaraan yang lebih besar.

Tapi bagi Muhammad Yunus, peraih hadiah Nobel Perdamaian 2006, aturan saja tidak cukup. Kendaraan-kendaraan kecil itu harus diberikan jalan yang lebih baik. Sebab dalam praktik selama ini, jalan besar bebas hambatan itu tak hanya menghilangkan kesempatan tapi juga menyingkirkan kendaraan-kendaraan kecil tersebut.

Continue Reading…

BBC on Air dan Buku Mai Melali

7 , , , , Permalink 0
Sabtu (20/6/09) kemarin sebagian anggota Bali Blogger Commmunity (BBC) kumpul di angkringan Pasar Burung, Sanglah. Nongkrong usai main futsal sama anak Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana (BEM), oya kami kalah dengan skor telak 12-6, ini diikuti sekitar 20 orang.

Sambil menikmati menu khas angkringan seperti nasi kucing, sate jeroan, wedang jahe, dan seterusnya, kami mendiskusikan beberapa rencana agenda BBC ke depan. Dua di antara agenda tersebut adalah rencana BBC on Air alias siaran BBC di radio. Ini rencana siaran rutin di Bali FM terkait dengan blogging maupun dunia teknologi informasi secara umum.

Continue Reading…