
Ketika pertama kali dikasih tahu Lode, istriku, aku tak terlalu peduli. “Kok bisa sih kamu pakai RBT BCL,” katanya. RBT singkatan dari ring back tone, nada tunggu yang terdengar si penelpon jika dia menelpon kita. Kalau RBT normal yang terdengar adalah suara panjang, tuuut, maka dengan adanya RBT tersebut suaranya akan berganti.
Adapun BCL singkatan dari Bunga Citra Lestari, model yang juga penyanyi dan artis sinetron. Sukses jadi bintang shitnetron, eh, sinetron, BCL kemudian ikut menyanyi dengan lagu yang bertema sendu. Kecantikan BCL sih memang jelas masuk selera semua orang. Tapi lagunya, aduh, nanti dulu. Aku jelas tidak suka dengan lagu-lagunya.
Pernah sih aku sekali daftar RBT pakai lagu Tak Gendong. Waktu itu ikutan selain karena ingin mencoba RBT juga sekalian bentuk simpati setelah Mbah Surip, pencipta dan penyanyi lagu tersebut, meninggal. Tapi setelah sebulan berlangganan, aku berhenti pakai RBT tersebut.
Eh, lha ini kok tiba-tiba ada RBT BCL di teleponku. Aku tidak pernah daftar RBT lagi setelah lagu Tak Gendong itu. Apalagi daftar RBT lagu BCL. Makanya pas Lode bilang pertama, aku gak terlalu yakin.
Namun ketika Bu Yuli, pimpinan di kantor, menelpon aku baru yakin. “Kok melankolis banget sih RBTnya. Beli di mana biar dapat lagunya BCL,” katanya. Waduh. Tentu saja ini memalukan aku. Masak aku langganan RBT BCL. Kalau Rhoma Irama sih masih mending. 🙂
Setelah telepon dari Bu Yuli itu, aku kemudian memastikan lagi. Aku minta Gus Tulank untuk menelponku. Kami duduk bersebelahan. Dan, ya ampun, RBT di ponselku memang lagunya BCL yang aku pun tak tahu apa judulnya. Malah aku baru dengar lagu itu ya dari RBT tersebut.
Inilah anehnya. Aku tidak pernah daftar RBT tersebut. Lha ini kok tiba-tiba ada RBT tersebut di ponselku. Kok bisa?
RBT ini tidaklah gratis. Menurut situs resmi XL, karena aku menggunakan kartu XL, biaya RBT yang berlaku selama satu bulan tersebut Rp 5.500 belum termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Caranya dengan memotong saldo pelanggan. Kalau kemudian aku tiba-tiba punya RBT, berarti pulsaku sudah dicolong sama XL. Tentu saja nyolong. Lha wong aku gak pernah daftar kok tiba-tiba bisa dapat RBT.
Parahnya lagi ya itu tadi. Lagunya BCL pula. Kalau dapat RBT dengan lagu keren seperti Efek Rumah Kaca atau Marjinal sih oke-oke saja. Lha ini masak dapat lagunya BCL yang menye-menye gak jelas itu.
Pertanyaannya, kok bisa-bisanya XL nyolong dan memalukan pelanggan seenaknya?
Ilustrasi diambil dari sini.
Leave a Reply