Setelah Dua Minggu Terabaikan

10 , , Permalink 0

Naik Kuda di Bromo

Ya, aku tahu. Blog ini lama tidak terurus. Kalau dilihat dari posting terakhir sih berarti persis dua minggu lalu aku nulis di blog ini. Terlalu banyak alasan untuk dipakai ngeles. Nah, daripada hanya sibuk cari alasan, mending kasih update sajalah. Inilah kerjaan dan kegiatan yang memang bikin selama sekitar sebulan, atau malah lebih ya?

Pertama dua tulisan panjang. Tulisan pertama adalah laporan tindak kekerasan oleh polisi di kalangan pengguna heroin suntik alias injecting drug user (IDU). Ini tulisan lama yang aku janjikan buat teman-teman IDU yang tergabung di Ikatan Korban Napza (IKON) Bali. Apa daya, meski sudah lama aku janjikan, tulisan ini tertunda agak lama.

Kalau menurut rencana awal sih tulisan dalam bentuk buku kecil ini harusnya sudah bisa disebarluaskan pada saat International Congress on AIDS in Asia and the Pasific (ICAAP 9) di Bali pada 9-13 Agustus lalu. Namun tulisan ini baru selesai sekitar seminggu sebelum hari H.

Lalu Saylow yang mendesain pun tak bisa menyelesaikannya pas konferensi diadakan. Aku maklum. Soale waktu itu aku bilang paling tidak dia punya waktu dua minggu. Jadilah hingga saat ini pun buku itu belum terwujud meski dalam bentuk softcopy. Ampuni aku, Wahyu dan kawan-kawan di IKON.

Tulisan kedua, baru saja selesai hari ini. Ini juga tulisan lama. Tebalnya sekitar 50 halaman A4. Tulisan tentang pengalaman pertanian berkelanjutan di Jawa dan Nusa Tenggara Timur ini juga molor jauuuuh banget. Awalnya aku pikir bisa selesai akhir Juni lalu. Maka aku pun bilang begitu, akan selesai setelah Pemilu Presiden, pada Mbak Hira Jhamtani yang meminta tulisan tersebut.

Nyatanya buku itu telat jauh. Bahkan lebih dua minggu dari hari terakhir yang aku janjikan. Yowislah. Yang penting akhirnya selesai juga buku itu meski aku sebatas menambal sulam data dan tulisan yang ada.

Kedua seminggu ninggalin Bali lagi. Kali ini ke Bondowoso, Jawa TImur untuk pertemuan tahunan mitra lembaga tempatku kerja part time, VECO Indonesia. Selama lima hari, kami bikin pertemuan yang diikuti sekitar 100 peserta petani maupun LSM pertanian berkelanjutan dar Jawa, Bali, Bima, Flores, Timor, dan Sulawesi ini.

Aku memang bawa laptop dan koneksi internet selama pertemuan. Tapi pas di sana pun aku harus selesaiin kerjaan lain, urusan majalah sebuah lembaga donor yang lain di Bali.

Oya, soal majalah ini adalah hal lain yang cukup menyita waktu. Maklum karena ini masih perencanaan. Jadi selain lobi-lobi di awal untuk meyakinkan juga harus membuat rencana liputan dst. Kini kami dalam tahap penulisan untuk majalah ini. Minggu kedua September harus terbit.

Balik ke Bondowoso, selama di sana selain diskusi di dalam ruangan juga ada kunjungan lapangan ke Pusat Penelitian Kopi dan Kakao di Jember. Esoknya lanjut ke kebunnya di Andung Sari Bondowoso. Asik. Aku dapat hal-hal baru tentang potensi negara ini.

Usai pertemuan, aku ke Bromo dulu. Soale masih ada waktu dua hari sebelum ke Malang untuk menghadiri wisuda adikku. Bromo? Aaah, asik banget meski sebenarnya aku lebih tertarik ke Ijen pada awalnya. Tapi karena aku malas kalau harus memutar dulu ke Banyuwangi lalu kembali ke Malang, maka aku ke Bromo saja. Dua hari kedinginan di sana bagus juga sekalian mengenal komunitas Hindu di Tanah Jawa.

Cerita lengkap semuanya nanti saja. Jadi biar makin banyak yang tertunda selain tulisan tentang jalan-jalan ke Kintamani bulan lalu. 🙂

10 Comments
  • PanDe Baik
    August 19, 2009

    …dan pundi-pundi uangpun makin terisi… 🙂

    ReplyReply

    [Reply]

  • sugeng
    August 20, 2009

    Orang yang selalu mobile, enak dibawa kemana2….. *ngacir* 😆

    ReplyReply

    [Reply]

  • wira
    August 20, 2009

    welkambek sir…

    ReplyReply

    [Reply]

  • Joddie
    August 23, 2009

    Whuaah… makin sibuk aja ya bang?

    ReplyReply

    [Reply]

  • R-wati
    August 25, 2009

    assalamualaikum…
    hallo cah corek….lam kenal ya….?

    ReplyReply

    [Reply]

  • sobat
    August 25, 2009

    bromo mang bikin seru saya sampai mengitarinya keren….

    ReplyReply

    [Reply]

  • bowo
    August 26, 2009

    jarane kok? bayanganku kuda yang lebih besar dari itu 😀 seperti kuda penarik delman itu, masa segitu, perasaan lebih gedean huehue..

    ReplyReply

    [Reply]

  • ekabelog
    August 27, 2009

    akhirnya…mas anton turun gunung juga, lanjutkan!!!

    ReplyReply

    [Reply]

  • Pasang Iklan Gratis
    August 28, 2009

    Wah jadwalnya padat ya? tapi yang penting bermanfaat. dan ada hasilnya. hehe…
    ada jadwal buat naik kuda juga. hehe..
    Selamat bersibuk-sibuk aja dech di dunia nyata. yang penting tetep semangat!
    salam sukses…
    kenali dan kunjungi objek wisata di pandeglang

    ReplyReply

    [Reply]

  • kojaque
    September 1, 2009

    kudanya ganteng 😛

    ReplyReply

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *