Pagi Kedelai Sore Tempe

12 Permalink 0
Ada yang menarik di seminar yang diadakan Pers Mahasiswa Akademika hari ini di Nari Graha Renon Denpasar. Ternyata Made Mangku Pastika bilang dia tetep anti sama bebotoh. Padahal beberapa hari lalu bilang mau merangkul mereka.

Hmm, jadi bingung. Kok pagi kedelai, sore udah jadi tempe. Cepet berubah. Padahal aku mau pilih dia nok. Jadi ga ya? 😀

No related content found.

12 Comments
  • Hendra W Saputro
    March 16, 2008

    Hidup abstainer!

    ReplyReply

    [Reply]

  • paramarta
    March 16, 2008

    apa udah ada ya nanya kenapa ia bisa jadi tempe secepat itu..? lama2 tuk memperkuat posisi, segala jenis judi bisa jadi sah bersyarat.

    ReplyReply

    [Reply]

  • okanegara
    March 16, 2008

    Tempe sih enak dan bergizi ya, banyak proteinnya. Tapi kira-kira tempenya banyak jamurnya nggak? Atau malah tempe bongkrek? Tolong info ya. Biar gak salah pilih.

    ReplyReply

    [Reply]

  • tukang makan
    March 16, 2008

    saya pilih mendoan ajah
    tetep gak nyambung

    ReplyReply

    [Reply]

  • ady gondronk
    March 16, 2008

    amun sube dasarne sing satya wacana,kayang2 lakar terus keto….NGUDIANG MILIH CALON CARE KETO…!!!!

    ReplyReply

    [Reply]

  • mohammad
    March 17, 2008

    yang aku tahu, mangku pastika gak tegas, kalah sama preman…

    ReplyReply

    [Reply]

  • imsuryawan
    March 17, 2008

    Beh, patuh biin topikne! Bilang med lagi ah!!!

    ReplyReply

    [Reply]

  • Nyoman Ribeka
    March 18, 2008

    hidup mangku pastika …
    saya cinta mangku pastika …

    ReplyReply

    [Reply]

  • wira
    March 18, 2008

    Kalo Winasa gimana ya? kayaknya orangnya melek IT tuh..

    Sapa tau nanti di Bali bisa internet gratis untuk seluruh masyarakat, asyik ga tuh?

    ReplyReply

    [Reply]

  • antonemus
    March 19, 2008

    @ hendro: hidup baliorange! 🙂

    @ paramarta: tidak sempet nanya, bli. pas dia jadi tempe semua langsung ngiler bayangin tempe penyet. 😀

    @ okanegara: wah, yg paling pas ngasih jawaban itu sih ahli tempe. sayangnya aku ahli meliat tempe gen. 🙂

    @ tukang makan: saya pilih loenpia aja kalo gitu. 🙂

    @ ady gondronk: sabar, bli. sabar..

    @ mohamad: tapi kan berani sama teroris. *lho, kok aku belain dia sih? hihi*

    @ imsuryawan: beh, apalagi yg nulis. 😀

    @ winardi: hidup vietcong! 😀

    @ wira: sepertinya sih bagus, bli. dia sudah pakai IGOS utk semua internet di Jembrana. malah dia jg punya blog. kalau pastika masih pake friendster. jd soal TI sepertinya dia lbh maju. *serius mode*

    ReplyReply

    [Reply]

  • tunik
    March 20, 2008

    vote 1 suara buat Winasa, tapi jadi maju pa bli pak Winasa..??

    ReplyReply

    [Reply]

  • gooday
    March 27, 2008

    Yoi, gue vote juga deh buat pak W yang melek IT, karena dimasa yang akan datang kita makan, minum terhidang dari internet semuannya, ngak perlu tanam padi lagi.

    Yang pasti jangan biaya periksa gratis, obatnya bayar and belinya diapotik khusus lagi, harganya jadi mahal boo …

    Sekolah gratis, tapi nilai dan pelajaran sebenarnya diambil dari les tambahan yang biayanya lebih mahal daripada sekolah berbayar.

    Ama bikin proyek kalau bisa yang jalan, jangan jalan-jalan ditempat alias mangkrak terlalu banyak. mendingan buat kasih makan rakyat.

    Yah, siapa aja yang naik yang penting bener2 kerja buat rakyat, jangan buat kantong sendiri pusing boo … cari kerjaan aja sulitnya minta ampun …

    ReplyReply

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *