Pesta sudah usai. Launching Bali Blogger Community (BBC) sudah dilakukan dua hari lalu. Membaca tulisan-tulisan semeton belogger soal launching di blog mereka masing-masing, aku pikir memang semuanya senang dengan acara itu. Lumayanlah. Tidak sia-sia bermandi keringat, darah, dan air mata. Hahaha..
Di balik itu, masih ada cerita menarik untuk bahan pelajaran, setidaknya untukku sendiri.
Pertama soal kenalan satu sama lain. Ini kurang banget. Meski aku sudah mencoba, ternyata masih banyak sesama belogger yang belum kenal lebih dekat pas launching. Aku pun begitu. Ada beberapa belogger yang aku sudah akrab lewat YM dan blog. Ada pula belogger yang membuatku penasaran, “Orangnya kayak apa sih?” Ini biasanya karena aku belum pernah ketemu dan blognya menarik menurutku.
Tapi ya itu, pas launching kemarin aku tidak bisa kenalan satu per satu. Soale aku harus ngember di depan. Ini beda kalau pas kopdar. Kalau kopdar kan bisa ngobrol lebih akrab meski juga tidak dengan semua yang datang.
Kali perlu kenalan lagi satu per satu. Tapi ya ini juga susah. Ada sekitar 70 belogger yang dateng. Kalau semua disuruh satu per satu ngenalin diri, bisa-bisa acaranya gak kelar-kelar. Hehe..
Kedua soal mempertemukan orang-orang. Ada belogger Bali yang menulis soal pertemuan mereka dengan temannya yang sudah lama tidak ketemu. Ini mirip pengalaman beberapa orang yang datang pas kopdar 11/11/07 lalu. Lode dan Viar ketemu di sana, setelah terakhir kali ketemu ketika lulus SMP, sekitar 1997. Ada pula Wira yang ketemu dengan temannya sejak SMP dan SMU, Ivan. Setelah tidak ketemu sejak sama-sama lulus SMU pada 2001, mereka ketemu justru ketika kopdar November lalu.
Dan, launching kemarin juga begitu. Ada Wandira yang ketemu lagi sama Isoul alias Papi. Isoul ini namanya sama dengan nama bapakku. Makanya aku panggil Papi. Aku pun begitu. Akhirnya ketemu lagi sama temanku yang seksi dan menggoda: PW Rudolf alias Putu Widyastuti. Ini teman ketika aku belajar diving sekitar tahun 2002. Tidak kusangka-sangka dia nongol juga. Maklum, terakhir kali aku kontak di facebook-nya, dia lagi di Rusia sana.
Pas sampai rumah, Lode bilang ternyata PW ini temannya Saylow juga. Dan mereka lama tidak ketemu.
Begitulah. Kopdar dan launching sudah mempertemukan beberapa orang yang sudah lama tidak ketemu. But, ada pula yang baru ketemu dan itu benar-benar di luar dugaan mereka. Salah duanya cerita Ivan dan Novan, dua begundal panitia.
Minggu siang ketika kami lagi nyiapin tempat dan lain-lain, Ivan ketemu juga dengan Sakti dan Opie, dua anggota BBC. Awalnya aku dan gerombolan panitia lain ada di depan karena masang spanduk. Sakti dan Opie ada di belakang karena kedua ngatur setting panggung dll. Meski sama-sama panitia, Sakti dan Ivan belum ketemuan.
Usai masang spanduk, gerombolan panitia pindah ke belakang. Kebetulan banget Sakti dan Opie mau keluar. Kami pun bertemu di tengah. “Eh, ini kenalin Sakti dan Opie,” kataku ke Ivan dan lain-lain. Mereka pun kenalan. Lalu melanjutkan kerjaan masing-masing. Sakti dan Opie keluar, Ivan dkk ke belakang sama aku.
Pas, sampai di belakang, dengan polosnya Ivan bilang, “Oh, itu Sakti ya. Kirain Sakti itu batangan.” Maksudnya, dia pikir Sakti itu cowok, padahal cewek. “Apanya Tora sih dia?” tanya Ivan lagi.
Tidak lama kemudian, tiba-tiba Novan nyeletuk lagi, “Oh, itu tadi Sakti ya. Kirain Sakti tuh nama cowok.”
Walah-walah, ternyata sekian lama sama-sama di milis pun Ivan dan Novan masih salah paham. Mereka baru tahu kalau Sakti itu nama cewek. Manis dan seksi lagi. Haha. “Udah, Van. Hajar saja,” kata Yanuar dan Arie memberi semangat pada Ivan, yang konon lagi cari pasangan untuk fucklentine Valentine besok. Ayo, Van. Maju teruuuuss..
Leave a Reply