Fitna Lebih Kejam Daripada YouTube

19 , Permalink 0
Ya, ya. Akhirnya aku tidak tahan juga untuk tidak menulis soal masalah ini meski sudah banyak banget blog yang menulisnya. Soalnya kalau dibiarkan memang pikiran ini lama-lama jadi mbenjol keluar. Takutnya lalu jidatku tambah jadi lengar dan longor. Hahaha..

Kali ini soal blokir beberapa situs yang memuat film Fitna, yang dianggap melecehkan Islam. Hmm, kalau sudah soal agama memang repot. Makanya tidak usah beragama. *Padahal aku sendiri tidak berani untuk tidak beragama. 😉

Pertama soal film Fitna. Menurutku sih aneh juga kalau ada film yang dibuat dengan sengaja untuk memancing kemarahan. Seperti diberitakan Radio Nederland, anggota parlemen Belanda yang bikin film ini memang sengaja membuatnya untuk menjelek-jelekkan Islam. Terlepas dari posisiku sebagai muslim (mimih!), rasanya memang tetap tidak pantas membuat sesuatu untuk merendahkan keyakinan orang lain. Keyakinan itu kan urusan personal, masak mau diutak-atik.

Tapi, kedua, pemblokiran situs dan blog yang memuat film ini juga berlebihan. Seperti ditulis Winardi, masak sih gara-gara satu tikus lalu satu rumah dibakar semua.

Hmm, jadi inget rumahku yang banyak tikus. Masak sih aku harus bakar rumahku gara-gara suara ribut tiap malam itu. Biasanya sih aku hanya pasang perangkap yang aku isi pindang goreng sisa makan. Eh, dapat deh tikusnya. Lalu aku celupin tikus yang masih dalam kurungan itu ke sungai tidak jauh dari rumah. Aku pelototin aja tikus yang megap-megap menghembuskan nyawa dengan khidmat itu. Sadis banget kan?

Oke, balik soal kontroversi film Fitna dan blokir situs maupun blog yang memuat film tersebut. Upaya blokir itu juga sebenarnya hal yang justru kontraproduktif alias mubazir. Sebab makin banyak orang penasaran soal film itu. Senin lalu saja aku malah lihat teman di kantor yang donlot film itu siang-siang. Larangan justru membuat orang penasaran.

Seharusnya sih dibiarkan saja situs maupun blog yang memuat film itu. Tidak usah diblokir semuanya. Lalu, mereka yang sepakat bahwa film itu memang jelek ya bisa klik bendera di bawahnya sebagai petanda bahwa mereka tidak sepakat dengan isi film itu. Kalau orang lain tetap percaya ya itu urusan yang percaya. Tinggal kita bikin film lagi saja yang untuk menjawab film tersebut. Gitu saja kok repot..

Untungnya sih sikap organisasi Islam, moderat maupun konservatif, makin dewasa untuk kasus ini. Tidak ada lagi demo anarkis seperti kasus Playboy atau kartun Muhammad. Kalau sikapnya begini terus kan makin asik. Jadi orang-orang kayak pembuat film Fitna itu akan malu sendiri. Ternyata kebencian yang mereka harapkan itu tidak terjadi.

19 Comments
  • Wahyu Blue
    April 9, 2008

    pertamaaxx.. 😀

    Paragraf penutupnya.. pas banget bli.. saya setuju..
    Dan ternyata sebagian orang masih susah mencari “pindang goreng sisa makan”.. makanya kudu bakar rumah… hehehe

    BTW: saya juga pas lagie posting tulisan sejenis.. kok bareng yach? 😀

    ReplyReply

    [Reply]

  • devari
    April 9, 2008

    ttg apaaan sih Fitna itu bli?
    hhehe males nyarinya. judulnya Fitnah apa Fitna?

    ReplyReply

    [Reply]

  • aRya
    April 9, 2008

    tanggapi dari segi positif saja bli

    ReplyReply

    [Reply]

  • Arie
    April 9, 2008

    No commnent !!! 😛

    ReplyReply

    [Reply]

  • imsuryawan
    April 9, 2008

    Kalau menurut saya perdebatan ini harusnya sudah selesai Bli! Di seluruh dunia ga ada yang bilang pelem ini bagus! Mayoritas penduduk bumi bilang film ini provokasi. Jadi saya kira ga akan ada yang menjadikannya referensi, apalagi sampe menang oscar. Jadi saya kira masalah blokir2an situs ini sudah ga perlu lagi. Malah dengan diblokir kok justru keliatannya bangsa kita tidak dewasa.

    ReplyReply

    [Reply]

  • erickningrat
    April 9, 2008

    betul..
    kita harus melihat dari perfektif yang lebih cerdas.
    buat apa kita ribut2 sesuatu yang ga produktif buat kita,
    membunuh nyamuk dengan bom 👿
    itulah yang di lakukan pemerintah saat ini..
    memblokir satu content,
    yang di rugikan jutaan!
    mana asas kebebabsan ber dedikasi untuk memajukan wawasan teknologi informasi secara lebih lugas….
    kalo kayak gini jadi spechless jadinya! capai hanya bisa mengeluh-tampa berbuat apa2
    selamat datang kegelapan bagi internet ndonesia!
    *berdukacita*
    dan para blogger pun harus berhati-hati!

    ReplyReply

    [Reply]

  • antonemus
    April 9, 2008

    @ wahyu blue: haha, jangan2 nulisnya jg sama2 pas tengah malem kemarin.

    @ devari: judulnya Fitna. secara umum sih tentang pandangan dia terhaadp Islam. dia mengambil semua contoh jelek Islam lalu dibenarkn dg ayat-ayat yg dia kutip. kritiknya mungkin benar. cuma masaka harus provokatif gitu sih?

    @ arya: yoih. *yg mana ya positifnya? :)*

    @ arie: no komen jg

    @ imsuryawan: sepakat. 🙂

    @ erick: sepakat jg. 😀

    ReplyReply

    [Reply]

  • mohammad
    April 9, 2008

    apa yang terjadi ton? gak bisa stel youtube lagi di indo?


    Ya, cak. YouTube diblokir sama pemerintah Indonesia gara2 film Fitna. Aneh saja sih. Masak gara2 satu film, terus diblokir satu situs. Aneh kan? Tp sebenarnya tetep bisa akses kok. Cuma ya cara curang. ;D

    ReplyReply

    [Reply]

  • Nyoman Ribeka
    April 9, 2008

    xixixixixixixi … pemerintah kita memang bijaksana – bijaksini hahahaha … mari kita bakar tikusnya bli. btw, kapan ya pemerintah bisa mengeluarkan statement ato kebijakan yang benar – benar menunjukkan kedewasaan dalam bersikap, kebijakan yang benar – benar menyentuh rakyat banyak (-red rakyat miskin seperti saya ini) … i wish aja deh …


    Bakar Winardi!

    ReplyReply

    [Reply]

  • artana
    April 10, 2008

    Kutil di jari, lengan yang dipotong,…
    btw,kalimat penutupnya indah banget bli, dan masyarakat pasti lebih dewasa lagi kalau perut tidak lagi lapar….

    yoih. weteng wareg, gumi ajeg! 😀

    ReplyReply

    [Reply]

  • ick
    April 10, 2008

    biarin aja bli….yang gitu ndak usah di tanggepin…malah dia bakalan ketawa ngakak kalau kita gontok2an antara sesama umat manusia…
    wong londo emang seperti itu kalau ndak memecah belah…yah…menjajah…..


    kita sih santai2 saja. eh, pemerintah yg sampe blokir youtube. kan kita rugi.

    ReplyReply

    [Reply]

  • Ebo
    April 10, 2008

    Saya sih nggak ambil pusing, blok ini.. blok itu terserah, selama internet belum dilarang. Ssecara default ISeP saya udah ngeblok yutub, saya belum pernah nonton fitna dan tidak tertarik untuk melihatnya. Tapi saya butuh konten lain di yutub yang lebih berguna buat hidup saya. Untungnya tersedia ribuan jalan muter buat yang pinter… masalahnya saya nggak bisa embed konten tertentu di yutub untuk saya tampilin di blog lagi…


    Karena itulah, Bli Ebo. Kita harus protes ke pemerintah. Masak kita akan jadi belog gara-gara YouTube ditutup. Dasar.

    ReplyReply

    [Reply]

  • novan kojaque
    April 10, 2008

    hidup yutub!, gravatarnya metal noq 😀


    iya noq. berkat pak de yanuar. 😀

    ReplyReply

    [Reply]

  • Ramayadi
    April 10, 2008

    mudah-mudahan flickr ngga ditutup ya, dah was-was nih karna di flickr sekarang bisa posting video :((


    lah, bukannya malah di flickr lg rame soal ini http://www.flickr.com/groups/no_video_on_flickr/

    ReplyReply

    [Reply]

  • fenfen
    April 10, 2008

    sekedar menginfokan, pemerintah sedang merazia blog2 yg mengangkat tema film Fitna. Yang ketauan, apalg ada link kesana, pasti kena blokir blognya…
    last but not least, sisi positif film ini ada kok. sebuah portal muslim mengatakan bahwa banyak orang yg membeli buku2 ttg Islam dan bahkan dalam seminggu ada 3 warga negara Belanda yang masuk Islam.


    walah. utk apa merazia? bener2 aneh memang. biarin aja nonton. itu urusan masing2, spt halnya seks.

    soal sisi positif, waaah, syukurlah kalo jd pd trtarik utk belajar. kalo soal jadi masuk slam, hmm, itu sih urusan mereka. aku ga ikut2. :p

    ReplyReply

    [Reply]

  • wira
    April 11, 2008

    ya salut juga buat umat islam yang tidak terpancing emosinya, saran saya, buat aja film tandingan, film dibalas film, getho..
    judulnya saya usul “Fitna adalah Fitnah”

    hehehe


    begitulah, pak dosen. kalo makin kalem reaksinya kan makin asik. masak urusan agama selalu jd ribut. aneh.. soal film, judulnya lebih asik kalau Ada Fitnah di Balik Fitna. 😀

    ReplyReply

    [Reply]

  • doel
    April 12, 2008

    eradapan manusia sudah mencapai tahapan serba digital dan penjajahan bentuk baru telah di mulai,, maka kita harus mempersiapkan diri…..
    kita ambil contoh saja kasus filem FITNA dan bangsa indonesia, pemerintah telah memboikot situs yutube, metacafe, dan juga rapid share… sebuah tindakan yang sangat berani, terlepas dari efek baik dan buruknya (Bangsa kita bangsa yang beraneka ragam, ok saya memaklumi tindakan pemerintah… setelah saya melihat filem FITNA).
    tapi mendatang seandainya google dan yahoo memboikot bangsa indonesia….. sudah siapkah kita?
    siap atau tidak siap kita harus mempersiapkanya…
    seandainya benar yahoo dan google akan memboikot bangsa kita efek yang paling nyata adalah ekses EMAIL Gmail dan yahoo kita tidak akan bisa dibuka dengan IP addres indonesia…. padahal email kita berisi ACCOUNT paypal, ebay, moneybooker, klik BCA, friendster, blogger dan sebagainya….. lantas apa yang akan terjadi bila hal itu terjadi…
    sudah saatnya kita tidak lagi memakai jasa layanan yangkelak akan memonopoli dunia ini….
    sebagai alternativ saya tawarkan,, mulai sekarang pakailah PLASA.COM atau email yang providernya dari bangsa indonesia tercinta…..
    berpikir saja suatu saat google dan yahoo tak dapat di akses dinegeri indonesia tercinta ini


    dilema sih. di satu sisi kita pengennya pake produk lokal. di sisi lain kita jg mau pake produk berkualitas. masalahnya, produk lokal itu rata2 kualitasnya kurang bagus. jd sbg konsumen kita jd kurang puas.

    ReplyReply

    [Reply]

  • KOMENG
    April 16, 2008

    urusin negara aja susah……. mengapa kita mengurusin “film fitna”…………. boleh kita berasumsi secara bebas tapi hanya sebatas wacana…. jangan mejadi suatu polemik …. ingat men prioritaskan dahulu masalah internal bangsa ini…………… gitu aja kok repot……….

    ReplyReply

    [Reply]

  • gotube
    June 10, 2008

    Kalau youtube di tutup, gimana kalau liat yang ini : http://www.gotube.co.cc

    ReplyReply

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *