
Lama tidak nulis soal makanan, maka ketika kemarin petang aku makan di Serangan, sepertinya itu bisa jadi tulisan menarik.
Makanan ini langsung membuatku ngiler karena menunya ikan laut. Lokasinya persis di pinggi pantai Serangan di bagian selatan, daerah yang biasa dipakai surfing. Ada ikan tongkol, barongan, dan beberapa jenis lagi yang aku tak tahu namanya. Semua ikan itu disajikan setelah dipanggang. Sori, tidak ada pilihan olahan lain.
Harganya lumayan. Tongkol dan baronang, masing-masing satu ekor sebesar lenganku, harga Rp 30 ribu. Plus teh botol, tipat, dan camilan olahan dari laut khas Serangan, total jenderal Rp 47 ribu.
Sambalnya ada dua macam: matah dan goreng. Pedas dan pas buat makan menjelang malam di tepi pantai berangin. Kami makan persis menghadap pantai ke arah Tanjung Benoa. Romantis abis karena sama Bunda. Sekalian mengingat tragedi dompet hilang ketika zaman masih pacaran di atas bebatuan pulau Serangan. 😀
Sayang, tidak ada kuah. Kalau ada pasti lebih nendang. Sayangnya lagi karena sudah menjelang malam. Jadi agak buru-buru karena pedagangnya sudah beres-beres untuk tutup. Selain itu, fotonya juga jadi jelek. Maklum, kameranya juga pas-pasan..
But, overall, menu ikan laut tetep yahud. Kapan-kapan aku mau cari lagi ke sana..
* ngilerrrrr*
Leave a Reply