Mereka Pembunuh, Bukan Mujahid!

Tulisan ini aku buat ketika baru usai chatting sama Erwin, teman yang bekerja sebagai kameraman untuk salah satu TV Australia. Erwin sedang meliput di Tenggulun, Lamongan terkait rencana eksekusi Amrozi CS.

Desa berjarak sekitar 15 km dari rumahku di Lamongan itu tempat lahir tiga bersaudara terpidana kasus bom Bali 2002: Amrozi, Ali Ghufron, dan Ali Imron. Amrozi dan Ali Ghufron bersama terpidana lain, Imam Samudra, dipidana mati. Ketiganya akan segera dieksekusi. Maka, para wartawan pun berburu berita ke desa nan gersang itu. Erwin satu di antaranya.

Lewat YM, Erwin cerita kalau di desa Amrozi itu mulia kedatangan para pendukung Amrozi. Para pendukung itu koar-koar akan menyatakan perang, entah pada siapa, kalau Amrozi CS dieksekusi.

Minggu lalu, lewat TV aku juga lihat ada selebaran di Surabaya yang menyatakan dukungan pada para terpidana mati tersebut. Bahwa para terpidana mati, beserta terpidana kasus bom Bali lainnya adalah mujahid, orang yang berjihad. Karena itu, menurut selebaran tersebut, mereka harus dibela.

Aku tahu, secara diam-diam, beberapa orang pun mendukung Amrozi CS. Alasan yang digunakan tak jauh beda. Mereka dianggap berjihad. Atau kalau tidak, pembelaan itu dilakukan hanya karena persamaan agama. Betapa menyedihkan..

Tentu saja menyedihkan. Sebab para pendukung Amrozi CS mengalami sesat pikir dan jadi korban klaim para teroris tersebut. Para pendukung itu sebagian besar mendukung Amrozi CS hanya karena persamaan agama. Betapa sesatnya. Hanya karena persamaan agama, tidaklah berarti kita akan membela mereka yang terbukti bersalah. Ini persoalan hukum, Bapak Ibu..

Amrozi CS sudah terbukti bersalah secara hukum. Mereka melakukan pengeboman di Bali yang mengakibatkan 202 orang mati mengenaskan. Mereka membuat teror di Bali, lalu menebarkan ancaman itu ke hati banyak orang. Mereka membuat bapak kehilangan anak, anak kehilangan ibu, ibu kehilangan suami. Mereka terbukti secara sah telah melakukan kejahatan.

Lihatlah korban itu. Anak yang kehilangan bapak, istri yang kehilangan suami. Mereka menjadi korban kebiadaban Amrozi CS. Agama mana yang membenarkan pembunuhan pada orang-orang tak berdosa itu.. Islam, yang konon mereka bela itu, tidak memberi tempat pada kejahatan tanpa alasan yang jelas itu.

Jihad yang konon mereka lakukan itu hanya omong kosong. Tidak ada jihad dengan cara merusak fasilitas publik. Jihad itu kalau mereka melawan tentara Amerika di Irak, bukan mengebom tempat hiburan. Jihad itu kalau mereka mati karena bekerja demi anak, bukan karena menghilangkan nyawa orang lain.

Kalau memang mereka melawan Amerika, kepentingan apa milik Amerika yang sudah mereka runtuhkan? Sari Club dan Paddys’ Cafe adalah milik orang Indonesia, bukan orang Amerika, atau bule sekalipun. Lalu para korban.

Bukannya membela, kejahatan yang dilakukan Amrozi CS malah sebaliknya, merusak Islam. Nama Islam makin identik dengan kekerasan, kekejian, padahal secara harfiah Islam berarti kedamaian. Mereka sudah membajak nama agama ini untuk melakukan kejahatan.

Maka, betapa piciknya kalau kita justru membela mereka, bukan para korban kejahatan itu.

0 thoughts on “Mereka Pembunuh, Bukan Mujahid!

  1. membayangkan Pak De membaca dengan lantang dan keras 5 paragraph terakhir di depan public

    keknya seru tuh Pak de …. 😀

  2. bli kalau sampai mereka batal di eksekusi maka terlihat benar bahwa bangsa ini sangat pilih kasih dalam melakukan eksekusi [contohlah kasus tibo Cs] para eksekutor tidak sampai bertele lete dalam mencabut nyawanya… namun beda dengan amrozy Cs…kenapa yah bli yah?

    1. hmm, menurut saya tidak jg sih. lebih banyak jg orang terpidana mati yg udah puluhan taun dihukum tp belum jg dieksekusi. cuma utk yg kasus terorisme ini, menurutku sih tekanan politisnya lbh besar. mgkn karena ini kasus besar.

      kalo dibandingin dg tibo cs, hmm, ada benarnya. kasus amrozi cs memang trlalu diulur2. ya krn pembelanya, ya krn penegak hukumnya. jdnya ribut terus.

  3. memang akan banyak efek domino jika eksekusi dilaksanakan, tapi efek itu akan lebih domino lg jika tidak ada kejelasan, eh emg ada efek gt y,hehe

    sbg orang bali secara pribadi, sy serahkan pada Beliau yang Maha Kuasa.

    –pecinta damai–

  4. DOR aja….. mereka sebenarnya takut mati,cuma kalo di shoot kamera aja bilang gak takut mati..dan mereka pintar untuk doktrin kalo siapa yang bunuh mereka akan masuk neraka…raga nyak orahin nembak…

  5. Saya sih gak setuju mereka ditembak mati. Kenapa gak dicoba dilepas di jalan Pidada – Bung Tomo aja ? minta ke para B**** untuk meng- sodomi mereka rame-rame. 🙂

  6. Sekarang malah berasa Artis ya mereka..
    TV2 pada sibuk bikin siaran langsung dari LAmongan. 🙂
    Sampe2 posisi Ryan si penjagal mulai tergeser oleh Trio BOM BALI.

  7. Inilah anehnya Indonesia, sudah jelas2 salah, kok masih dibela, tanya kenapa?

    Amrozi itu bukan manusia!!!! Mati gen ci amrozi…

  8. kok ga masuk di infotainment gosip y?
    amsorry cs kan uda ky artis aja..kalah jg pemberitaan Syeh puji hehe..
    setiap liat tv bLom di eksekusi jg..
    ck..ck..

    kita tunggu saja.. bagaimana kLo nonton bareng eksekusi amrozi cs? haha

  9. Ada yang tahu dimana keberadaan Trio Bomber Bali saat ini ? pasca eksekusi mati ? Apakah sudah Syahid di Surga bersama 72 bidadari Cantiknya ? Tolong pencerahannya…

    1. kalau itu benar, maka sungguh betapa tak adilnya yg membuat surga dan neraka. tak ingin aku masuk surga dengan membunuh orang tak berdosa. biarlah aku masuk neraka saja.

  10. mas pande, menurut penerawangan mereka lagi ngantre dipintu sorga. masih dicek kelengkapan alat2 dan surat2 menuju sorganya… 🙂
    doakan saja semoga ga lengkap :P, jadi mereka nggak bisa masuk sorga.. hehehe

  11. setuju…
    sungguh menyedihkan ketika ada suatu pembenaran yang mengatasnamakan agama.
    dan lebih sedih lagi ketika agama mulai dicampur adukkan dengan berbagai macam kepentingan.!!!

  12. @okanegara: hehhee, avatarnya mirip gmbar bapak blogger nasional, enda nasution.

    @rumahtulisan.com: saya juga nulis ttg ini, tapi sekedar ilustrasi eksekusinya kemarin. silakan mampir ya….

  13. a Pity person like u wont reach they high level of Faith…just pray that GOD will have pity on you ALL.

  14. om…tolong donk teliti…yg membuat bom pny mereka cm bunyi ledakan aja yg ledakan pertama g ada korban….malah yg ledakan kedua lebih hebat kayak nuklir…krn penelitian dr australia bomnya CN 4…..ga mungkinlah imam samudra buat bom mahal kayak gitu ratusan juta malah milyaran harganya…..jadi tentu ada permainan dr kepolisian biar ada bantuan dr negara lain krn kepolisian kekurangan dana….sehingga setelah itu ada bantuan beberapa trilyun untuk POLRI….termasuk pembuatan Densus 88…….kan diberita ada kayak bunga api….jadi teliti dulu om….jangan cuma bisa jeplak aja berita…….termasuk waktu menghukum mati waktu itu kan indonesia mendapat bantuan australia 2 milyar hanya untuk menghukum 3 orang yang ditakuti…….ADA APA KAH DENGAN ITU SEMUA???????TELITI DUNK OM………….BANYAK PERMAINAN INTELIJEN DI NEGERI KITA…………………..

  15. Haaahhh..Mati aja lo amrozi cs. Udah tampang kaya kaya monyet koar koar. . . .Mwx jadi artis tapi jelek n goblok, mkx ngebunuh biar tenar. Tai lo amrozi anjing

  16. Hidup mulia atau mati syahid………
    eh lu smua pada org islam bukan???
    kayaknya yang punya blog udh gk murni islamnya.

    klw mau buat brita kaya gini mending ngaji dulu deh!!
    gw gk mau ikuta ah… inikan blog orang kafir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *