Madu di Gunung, Garam di Kota

Ada dua oleh-oleh yang bisa dibawa sepulang dari Kefamenanu, Timor Tengah Utara (TTU) di Nusa Tenggara Timur, madu dan garam. Keduanya dijual di tepi jalan. Harganya juga murah meriah.

Oya, tapi sebelum dilanjut, aku juga baru tahu. Sebenarnya ada oleh-oleh yang lebih menarik dari sekadar madu dan garam. Oleh-olehnya berupa aneka rupa kerajinan lokal yang dijual tak jauh dari pasar terbesar di Kefa. Sayangnya aku baru tahu ketika sudah meninggalkan kota itu. Jadi aku cuma bisa bawa madu sebagai oleh-oleh.

Semuanya Susah: Makan, Listrik, dan Bensin

Salah satu bagian menarik dari perjalanan ke sebuah tempat adalah menikmati makanan setempat. Begitu pula dalam perjalanan ke Timor Tengah Utara (TTU), kabupaten di Nusa Tenggara Timur ini. Sayangnya, aku harus kecewa karena tak menemukan makanan khas tersebut.

Cara paling gampang mencari makanan khas itu, tentu saja, adalah warung. Tapi tak ada sama sekali warung yang menjual makanan khas. Sepanjang perjalanan dari Kupang ke Kefamenanu, ibukota Kabupaten TTU, aku sudah terus bertanya ke sopir yang menjemputku. Begitu pula pada orang-orang yang aku temui pas di Kefa. Jawabannya sama: tidak ada warung yang menjual masakan khas Kefa.

Welcome to Kawin Kontrak Room..

17 , , Permalink 0

Perbatasan Timor Leste

Setelah selesai liputan tentang organisasi petani di Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), teman dari Yayasan Mitra Tani Mandiri (YMTM) menyampaikan penawaran menarik. “Mau ke perbatasan Timor Leste gak? Tidak jauh, kok. Hanya sekitar 8 km,” katanya.

Yap. Tentu saja kesempatan yang harus digunakan. Belum tentu besok-besok akan ke sini lagi.