Karena, Internet Haruslah Tetap Tanpa Batas

3 , , Permalink 0

Dunia yang bebas dan terbuka bergantung pada Internet yang juga bebas dan terbuka.

Internet memberdayakan semua orang. Siapa pun boleh berbicara, berkarya, belajar, dan berbagi. Internet tidak dikendalikan siapa pun. Bukan organisasi, individu, atau pun pemerintah. Internet menghubungkan dunia. Saat ini, lebih dari dua miliar orang sedang online. Hampir sepertiga jumlah manusia di planet ini.

Continue Reading…

Blogger ASEAN di Bawah Ancaman Penjara

12 , , , Permalink 0

Fuck Human Rights. Book a Vacation in Vietnam.

Kalimat provokatif itu muncul di bagian atas website Reporters Without Borders, lembaga pemantau kebebasan kebebasan pers ternama di dunia. Dia mengingatkan kenyataan pahit di balik pesona Vietnam sekaligus eksotisme Asia Tenggara, warga kawasan ini masih di bawah ancaman pelanggaran hak asasi

Continue Reading…

Karena Warga Berhak Bertanya

7 , , , , Permalink 0

Ini sering terjadi. Ketika saya minta data dari sebuah kantor pemerintah, maka hasilnya pasti mengecewakan. Tidak semua lembaga pemerintah, memang. Tapi sebagian besar tidak bagus dalam memberikan informasi pada warga, termasuk wartawan.

Dua contoh yang saya ingat sekali adalah ketika meminta data ke Dinas Cipta Karya Badung di daerah Lumintang, Denpasar serta Badan Lingkungan Hidup Bali sekitar enam bulan lalu. Saat itu saya hendak menulis tentang maraknya pembangunan vila tak berizin di Bali. Saya hanya minta data tentang berapa banyak sih jumlah vila liar di Bali.

Continue Reading…

Portal Personal, Merayakan Kebebasan Informasi

4 , , Permalink 0
Hmm, lama tidak nulis opini serius. Kalau tidak salah sih terakhir kali pas Media Indonesia memuat tulisan resensiku soal mengorganisasi diri dengan informasi Mei lalu.

Dan, kali ini aku bikin tulisan opini serius lagi. Tulisan ini pesanan Koran Pak Oles untuk edisi akhir tahun tentang jurnalisme warga. Ya sekalian media campaign tentan blog lah.

You. Yes, you. You control the Information Age. Welcome to your world. (TIME)

Senin, 12 November lalu jadi peristiwa bersejarah dalam perjalanan blogger dunia. Sebab pada hari itu, salah satu blogger terkemuka di Mesir, Wael Abbas, mendapat penghargaan prestisius dalam pencapaian jurnalis media mainstream dari the International Center for Journalists (ICFJ). Blogger Wael Abbas mendapat Knight International Journalism Award yang selama ini hanya diberikan pada jurnalis. Inilah dua hal yang akhirnya mendapat pengakuan secara formal: bahwa blogger pun masuk dalam ranah jurnalisme.

Continue Reading…

Mari Memproduksi Informasi Sendiri

0 , , Permalink 0

Media massa yang disebut sebagai media mainstream (media arus utama) kurang memberi tempat bagi kelompok-kelompok marjinal. Lihatlah TV, maka kita lebih sering melihat wajah-wajah penguasa modal politik, ekonomi, maupun sosial. Bacalah koran maka nama-nama sama juga yang kita temukan. Kelompok-kelompok yang tak punya cukup modal hanya diposisikan sebagai konsumen media, bukan produsen, atau setidaknya dilibatkan.

Namun kelompok tak cukup modal politik, ekonomi, dan sosial itu punya kekuatan lain yaitu komunalisme. Mereka dipersatukan oleh kesamaan latar belakang sosial maupun geografis. Bermodal komunalisme ini ternyata mereka bisa meninggikan posisi tawar dalam praktik penyebaran informasi. Mereka tak lagi hanya mengonsumsi informasi, tapi memproduksinya.

Continue Reading…