Setan! Rawone Pancen Enak Tenan..

27 , , Permalink 0
Tetep. Tiap ke satu tempat, makanan enak selalu jadi barang buruan. Begitu pula ketika di Surabaya Rabu lalu. Ada dua tempat makan yang aku kunjungi dan layak direkomendasikan. Satu, Rawon Setan Bu Sup di jalan Embong Malang. Dua, Nasi Bebek Bungkul Cak Sunari di sekitar Taman Bungkul. Dari dua lokasi itu, aku pilih Rawon Setan yang paling layak ditulis.

Ketika Sinyo, teman dari East Java Action (EJA) yang jadi tuan rumah, menawarkan makan malam bareng di rawon setan, kami langsung mengiyakan. Nama warungnya sih unik. Semoga rasanya juga demikian.

Sambil jalan menuju warung ini, Sinyo bercerita kalau Rawon Setan adalah makanan wajib esbeye alias presiden negara ini tiap kali ke Surabaya. Benar tidaknya aku gak tau. Satu hal yang pasti, rawon ini punya sesuatu yang berbeda. Lha wong presiden saja sampe digosipin kepincut jadi pelanggannya.

Nama Rawon Setan muncul, kata Sinyo yang kemudian juga aku temukan di internet, karena warung ini pada awalnya buka mulai dini hari.

Malam itu, sekitar pukul 9.30, warung sederhana di tepi jalan –kalau tidak salah Embong Malang, di seberang jalan hotel JW Marriot Surabaya- itu penuh dengan pengunjung. Untung ada satu meja kosong. Aku dan tiga teman (Wahyu, Yvone, dan Sinyo) segera mendudukinya. Kami masih harus antri untuk dapat bagian.

Rawon adalah menu tunggal di warung ini. Tidak ada menu lain. Jadi kalau pesan cukup bilang, β€œSatu, dua, atau tiga.” Ada yang dipisah, ada yang dicampur. Kami pesan yang terpisah. Biar lebih afdhol. πŸ™‚

Bumbu paling khas dari rawon adalah kluweknya. Aku gak ngerti bahasa Indonesianya. Kluwek ini yang membuat warna kuah rawon jadi hitam.

Yang paling khas di Rawon Setan ini justru di dagingnya, gede-gede banget. Umumnya daging rawon tuh kecil-kecil, tak lebih besar dibanding jempol jari tangan. Nah, di rawon setan ini daging sapinya sampe sebesar jempol kaki. Lima atau enam potong daging itu memenuhi mangkok kami.

Mungkin karena makannya pas malam-malam, jadi rasa rawonnya memang sueger tenan. Asli, uenake pol!

Makanya, sambil makan kami bercanda. Nama Setan bisa jadi muncul juga karena orang yang merasakan enaknya rawon itu. β€œSetan, rawone pancen enak tenan..”

Tapi candaan itu segera berganti ketika kami membayar. Untuk makan empat porsi, termasuk satu nasi tambahan, minum es teh dan jeruk hangat plus tiga butir telur asin, kami harus bayar sekitar Rp 120 ribu. Makanya dalam hati aku langsung bilang, β€œSetan! Ternyata harga rawonnya memang mahal.”

27 Comments
  • sherly
    October 25, 2008

    aku serng lewat warung itu kalo ke sby, ramenya n susah parkirnya bikin males pergi. waks tapi mahale itu rek… ga mau deh ke sana haha

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    ono bondo ono roso. πŸ˜€ utk makan enak memang perlu duit banyak. πŸ˜€

    ReplyReply

    [Reply]

  • wira
    October 27, 2008

    busyet, 120 berempat? kalo ga enak brarti mending makan nasi jinggo aja…

    kapan2 bikin tulisan tentang nasi jinggo donk pak πŸ˜€

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    hehe, nasi jinggo udah trlalu sering ditulis. atau ada yg baru ttg nasi jinggo. misalnya di mana yg paling enak. mau dah aku nulis kalo ada yg baru. πŸ™‚

    ReplyReply

    [Reply]

  • nay
    October 27, 2008

    wesss, larang tenan, mending sego kucing yo pak… udah pernah ngerasai blm? dijamin murah meriah dan bergizi (tergantung lauknya) πŸ˜€

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    @ sego kucing jogja? waah, kuwi sih menu wajib tiap ke sana. πŸ™‚

    ReplyReply

    [Reply]

  • dian
    October 28, 2008

    Rawon Setan itu buka cabang juga lho di Jl. Sabang sini, dan tempatnya agak bagus karena mereka sewa tempat, jadi ga di pinggiran jalan. Cuman belon sempat nyobain *ngiler*. Katanya sambelnya juga pedes banget ya, sampe dibilang “Setan, sambele pedes tenan!” πŸ˜€

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    mbak diaaaaan, nunggu aku aja deh makan di warung setannya. πŸ˜€

    ReplyReply

    [Reply]

  • didut
    October 28, 2008

    hahahaha~ emang setan dah πŸ˜€

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    yoih. apalagi yg kasih komen. πŸ˜€

    ReplyReply

    [Reply]

  • Putu Adi
    October 29, 2008

    Slurrpp..bikin perut laper nok..

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    yowis. kapan2 kita makan nasi jinggo bareng aja. πŸ™‚

    ReplyReply

    [Reply]

  • JanMo
    October 29, 2008

    di dps juga ada lho rawon murmer, kalo gak salah di jl trijatha dkt2 gd BI lama.dulu 15rb dah sama tum-ayam, cobain deh . . . .

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    ada ya? boleh dah. kapan2 aku cari. πŸ™‚

    ReplyReply

    [Reply]

  • jeni
    November 7, 2008

    sementara waktu sih aku nyobanya di rawon setan yang di jalan sabang. tempatnya beda diantara rawon setan yang ada di cabang lainnya.bagus, dingin dan nyaman.makanannya murah twenaan..

    ReplyReply

    [Reply]

  • indra
    November 8, 2008

    bener yg di sabang yang enak.murmer.edyann wenakke

    ReplyReply

    [Reply]

  • noni
    November 23, 2008

    setuju dengan indra. rawon setan yg di sabang memang beda.enak skali

    ReplyReply

    [Reply]

  • yulia
    December 12, 2008

    enak rawon setan sabang. rawon iga dan iga penyetnya beda dengan yg di tebet dan di kemang

    ReplyReply

    [Reply]

  • remi
    December 31, 2008

    iga penyetnya juara bener. rawon setan sabang.slurp bangetts. beda rasanya dengan yang di gading.mungkin bumbunya lebih mak nyusss?

    ReplyReply

    [Reply]

  • yoshua
    February 25, 2009

    nasi campur dan paru nya enak sekali di rawon setan sabang, sangat pas dengan budget. enak. dua jempol juga

    ReplyReply

    [Reply]

  • vira
    May 15, 2009

    nasi krawu dan pecel nya enak banget di rawon setan sabang. top bwangett

    ReplyReply

    [Reply]

  • riwi
    July 22, 2009

    nasi iga penyetnya rawon setan sabang sedap betul

    ReplyReply

    [Reply]

  • andra
    August 23, 2009

    saya mencoba rawon iga dan nasi pecel nya dan bubur jawanya di rawon setan yg cabangnya di jalan Sabang. wihhh., ampun..enak sekali rasanya.mau bener makan disini lagi

    ReplyReply

    [Reply]

  • tia kusumastuti
    September 3, 2009

    kemarin saya berbuka puasa di rawon setan di Jalan Sabang, dan ya amplop.enak buanget dari tajil saya dapat free, makan nasi ayam penyet dan mencicipi rawon iga yang katanya sih juaranya menu di resto ini. tempat bersih dan cukup murah harganya. rekomended!

    ReplyReply

    [Reply]

  • wishnu reila
    September 8, 2009

    rawon setan nasi iga penyet nya di sabang memang tiada duanya!
    top abis

    ReplyReply

    [Reply]

  • ernanda
    September 25, 2009

    mgggu lalu gue coba rawon setan mbak endang di jalan sabang di sebelah tukang cetak fuji sembari nunggu foto,
    gue nyobain nasi krawu dan rawon iga nya. masya allah. enak buanget…edyaaaaan. poooll rek.

    ReplyReply

    [Reply]

  • ruslan
    September 28, 2009

    rawon setan fenomenanya memang top bgt, yang di jalan sabang saya akhirnya mencobanya. memang benar, rawon iga dan nasi iga penyetnya asliii enak bener. warung leko dan teko puttuss.

    ReplyReply

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *