Selamat Datang Dua Stasiun TV Baru

55 No tags Permalink 0
Aha, akhirnya siaran juga. Malam ini aku lihat Jimbarwana TV sudah siaran di UHF 51. Di pojok kanannya masih ada tulisan Siaran Percobaan. Tapi meski masih percobaan, siarannya oke juga. Pas aku nonton pukul 19.30an tadi acaranya Indonesian Hits. Ada Slank, Repvblik, dan Kangen (ehm!).

Kelar lagu mellow dari Kangen Band ganti acara Ilen-Ilen. Tidak terlalu jelas soal apa acara ini. Pas aku nonton sih ada Lolak dan Bogler (?) lagi nglawak di pentas. Mirip acara Agustusan. Lawakannya asik. Setidaknya bisa mengimbangi Extravaganza di Tran TV. Cuma ya namanya TV punya Pemkab Jembrana, jadi ya isinya sebagian nyanjung-nyanjung bupati Jembrana Gede Winasa. Jimbarwana TV memang punya Pemkab Jembrana yang sekarang dipimpin bupati Gede Winasa.

Di saluran lain, 49 UHF, Dewata TV pun sudah nongol. Meski masih berupa garis vertikal warna-warni (apa sih namanya itu?) tapi setidaknya Dewata TV sudah memperlihatkan bahwa dia memang akan segera siaran.

Ketika aku wawancara dengan Direktur Utama Dewata TV I Nyoman Artha Februari lalu, dia bilang Dewata TV yang berkantor di Jl Hayam Wuruk Tanjung Bungkak Denpasar itu akan mengudara pada Juni 2007 bersamaan dengan Pesta Kesenian Bali. Namun sampai saat ini Dewata TV toh belum mengudara juga. Meski tidak tegas bilang, Artha memang menyiratkan kalau Bali TV salah satu pihak yang menghambat lahirnya TV-TV baru di Bali. Padahal selain Dewata TV juga akan ada Alam TV dan Bali Music Channel.

-Soal politik Kelompok Bali Post (KMB) menjegal kehadiran TV-TV baru ini ntar aja deh aku posting tersendiri. Kebetulan aku pernah bikin riset bantuin Lembaga Studi Pers dan Pembangunan (LSPP) soal monopoli informasi di Bali oleh KMB-.

Malam ini aku pantas bersuka cita atas adanya dua stasiun TV baru di Bali. Setidaknya itu memberi pilihan baru bagi penonton TV di Bali. Sebab Bali TV selama ini sudah terlalu hegemonik di Bali.

Maka, selamat datang Jimbarwana TV dan Dewata TV. Semoga bisa memberi suara lain dari Bali.

55 Comments
  • LASKAR DEWATA
    July 15, 2008

    Wah,dewata kehadiran 2 orang baru ni. Pertama ada orang eks SCTV/TRANS bernama Gde Joni Suhartawan. Beliau ini adalah orang yang dulunya bagian riset dan pengembangan di Trans Corp. Yang kedua baru-baru ini hadir Agung Sanjaya yang kita ketahui bahwa beliau adalah bos Timeline,Eks Bali Tv dan Jimbarwana Tv. Kehadiran kedua orang ini rencana akan memberi perubahan di tubuh Dewata Tv. Konon kata mereka-mereka ini kalau mereka memulai Dewata dari minus,bukan dari nol. Mereka mengantkan kalau GM dulu (Agung Bawantara) bukanlah seorang pemimpin broadcast,melainkan pemimpin partai politik. Karena basic dari bapak Agung Bawantara ini bukanlah media visual melainkan media cetak, tutur Agung Sanjaya.

    Wah kalau begini sebenarnya manajemennya yang ga benar. mungkin saja owner ya yg bermain dibelakangnya. Microwave tak kunjung datang, katanya saja bulan juli siaran 12 jam,katanya mau live pembukaan pkb.

    Ya ampunilah dosa-dosa pemimpin dewata ini. Semoga menjadi lebih baik. Dan ingat kalau orang profesional sepantasnya diberikan reward yg sesuai. Mereka-mereka punya keluarga & gajian tolong tepat waktu.

    Salam dewata.
    Tetap berpikir merdeka.

    ReplyReply

    [Reply]

    naya Reply:

    saya dengar pasukan dewata tv akan diperkuat oleh seorang yang telah malang melintang di dunia broadcast. Namanya, Yudith. Boss besar dewata tv telah berkali-kali meminta Yudith, yang telah berpengalaman mengelola jimbarwana tv bersama-sama dengan Agung Sanjaya, untuk memperkuat awak kreatif stasiun tv yang bermarkas di jalan hayam wuruk itu. Karena Agung Sanjaya juga pernah sukses mengelola Jimbarwana TV, tampaknya kombinasi Agung Sanjaya – Yudith – Joni akan menggegerkan seantero bali.

    ReplyReply

    [Reply]

  • bogeloblast
    October 28, 2008

    Beh..TV raga kena nih…heheheheh..
    @wira : behhh sing ada iklan raga sing nyidaang ngeblog buin wir..yang penting seimbang bli wira…
    .. yahhh yang penting bersaing secara sehat..tanpa bilang jelek ini jelek itu…makejang ngelah jelek ngelah luung….. bikin TV tanpa duit yooo, ora ono opo2 rek….. yang penting Bali TV sudah kasih bukti bahwa sebagai pionir bagi pencerahan masyarakat Bali…. mudah2an tetap sebagai milik orang bali yang peduli Bali…ada TV lain, belum OnAir sudah dijual…Hmmmmmm

    ReplyReply

    [Reply]

  • sriyanto
    March 19, 2009

    jimbaratv dan dewata tv kira2 membutuhkan karyawan? saya sangat ingin sekali menjadi kameramen tlong di pertimbangkan tapi sebelumnya saya pendidikannya paket c

    ReplyReply

    [Reply]

  • itcha
    April 13, 2009

    dUcHhHH,.,.,.,.

    dI DeWaTa Tv AdA loWoNgN kERjA Gx zIeGh,.,.,,,.,?
    Aqhu pNgN kErJa.,..,.,.
    aDa gX LoWoNgN nG’MC AtAu PeNyIaR gTU.,.,.,.,.?

    ReplyReply

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *