Rambut Keriting Bukan Kejahatan!

1 No tags Permalink 0
Pas aku lagi baca koran pagi tadi, tetangga sebelah ngobrol. Suaranya agak kenceng jadi aku bisa dengar dengan jelas. Topik bahasannya soal rambut.

Ceritanya ada dua anak kecil, ponakan tetangga, yang datang ke kos. Kakak beradik. Cowoknya adik, ceweknya kakak. Si kakak rambutnya lurus, sedangkan adiknya berambut agak keriting. Lalu datang ibu, tetangga yang lain, dan bilang ke tetanggaku itu.

“Kok yang cowok rambutnya brekele.”

Brekele tuh istilah yang dikenalkan Eddy Brokoli dalam iklan teh botol yang menunjuk ke rambut keriting kaya si Eddy sendiri. Kalau contoh zaman bahuela sih Ahmad Albar.

“Ya, gak ngerti juga. Padahal bapak ibunya rambutnya lurus. Kok rambut anaknya bisa brekele. Untung hanya sedikit brekelenya,” jawab tetanggaku itu. Nada yang kutangkap dia agak kecewa dengan rambut ponakannya yang brekele itu tadi. Seperti menggugat, “Kenapa sih rambut ponakanku harus keriting?”

Waduh, ini kali ya korban iklan rambut. Seolah-olah rambut lurus adalah anugerah yang luar biasa. Dan, rambut keriting adalah kecelakaan!

Tak hanya cerita pagi itu, aku juga sering lihat gimana orang berambut keriting seolah-olah orang nomor dua setelah mereka yang berambut lurus. Seolah-olah rambut keriting adalah kejahatan..

Tentu saja anggapan ini tidak lahir begitu saja. Ada konstruksi opini terhadap itu. Iklan di TV bisa jadi alat yang canggih kan?

Kalau udah gini, mungkin iklan menyesatkan itu yang bisa kita kategorikan sebagai kejahatan!

1 Comment
  • sherly
    April 14, 2005

    wew, kriting is keren atuhhhhh

    ReplyReply

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *