Mereka Pembunuh, Bukan Mujahid!

47 , , , , Permalink 0
Tulisan ini aku buat ketika baru usai chatting sama Erwin, teman yang bekerja sebagai kameraman untuk salah satu TV Australia. Erwin sedang meliput di Tenggulun, Lamongan terkait rencana eksekusi Amrozi CS.

Desa berjarak sekitar 15 km dari rumahku di Lamongan itu tempat lahir tiga bersaudara terpidana kasus bom Bali 2002: Amrozi, Ali Ghufron, dan Ali Imron. Amrozi dan Ali Ghufron bersama terpidana lain, Imam Samudra, dipidana mati. Ketiganya akan segera dieksekusi. Maka, para wartawan pun berburu berita ke desa nan gersang itu. Erwin satu di antaranya.

Lewat YM, Erwin cerita kalau di desa Amrozi itu mulia kedatangan para pendukung Amrozi. Para pendukung itu koar-koar akan menyatakan perang, entah pada siapa, kalau Amrozi CS dieksekusi.

Minggu lalu, lewat TV aku juga lihat ada selebaran di Surabaya yang menyatakan dukungan pada para terpidana mati tersebut. Bahwa para terpidana mati, beserta terpidana kasus bom Bali lainnya adalah mujahid, orang yang berjihad. Karena itu, menurut selebaran tersebut, mereka harus dibela.

Aku tahu, secara diam-diam, beberapa orang pun mendukung Amrozi CS. Alasan yang digunakan tak jauh beda. Mereka dianggap berjihad. Atau kalau tidak, pembelaan itu dilakukan hanya karena persamaan agama. Betapa menyedihkan..

Tentu saja menyedihkan. Sebab para pendukung Amrozi CS mengalami sesat pikir dan jadi korban klaim para teroris tersebut. Para pendukung itu sebagian besar mendukung Amrozi CS hanya karena persamaan agama. Betapa sesatnya. Hanya karena persamaan agama, tidaklah berarti kita akan membela mereka yang terbukti bersalah. Ini persoalan hukum, Bapak Ibu..

Amrozi CS sudah terbukti bersalah secara hukum. Mereka melakukan pengeboman di Bali yang mengakibatkan 202 orang mati mengenaskan. Mereka membuat teror di Bali, lalu menebarkan ancaman itu ke hati banyak orang. Mereka membuat bapak kehilangan anak, anak kehilangan ibu, ibu kehilangan suami. Mereka terbukti secara sah telah melakukan kejahatan.

Lihatlah korban itu. Anak yang kehilangan bapak, istri yang kehilangan suami. Mereka menjadi korban kebiadaban Amrozi CS. Agama mana yang membenarkan pembunuhan pada orang-orang tak berdosa itu.. Islam, yang konon mereka bela itu, tidak memberi tempat pada kejahatan tanpa alasan yang jelas itu.

Jihad yang konon mereka lakukan itu hanya omong kosong. Tidak ada jihad dengan cara merusak fasilitas publik. Jihad itu kalau mereka melawan tentara Amerika di Irak, bukan mengebom tempat hiburan. Jihad itu kalau mereka mati karena bekerja demi anak, bukan karena menghilangkan nyawa orang lain.

Kalau memang mereka melawan Amerika, kepentingan apa milik Amerika yang sudah mereka runtuhkan? Sari Club dan Paddys’ Cafe adalah milik orang Indonesia, bukan orang Amerika, atau bule sekalipun. Lalu para korban.

Bukannya membela, kejahatan yang dilakukan Amrozi CS malah sebaliknya, merusak Islam. Nama Islam makin identik dengan kekerasan, kekejian, padahal secara harfiah Islam berarti kedamaian. Mereka sudah membajak nama agama ini untuk melakukan kejahatan.

Maka, betapa piciknya kalau kita justru membela mereka, bukan para korban kejahatan itu.

47 Comments
  • Arie
    November 5, 2008

    membayangkan Pak De membaca dengan lantang dan keras 5 paragraph terakhir di depan public

    keknya seru tuh Pak de …. πŸ˜€

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    kurang seru. lebih seru kalo bani yg baca. πŸ™‚

    ReplyReply

    [Reply]

  • ick
    November 5, 2008

    bli kalau sampai mereka batal di eksekusi maka terlihat benar bahwa bangsa ini sangat pilih kasih dalam melakukan eksekusi [contohlah kasus tibo Cs] para eksekutor tidak sampai bertele lete dalam mencabut nyawanya… namun beda dengan amrozy Cs…kenapa yah bli yah?

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    hmm, menurut saya tidak jg sih. lebih banyak jg orang terpidana mati yg udah puluhan taun dihukum tp belum jg dieksekusi. cuma utk yg kasus terorisme ini, menurutku sih tekanan politisnya lbh besar. mgkn karena ini kasus besar.

    kalo dibandingin dg tibo cs, hmm, ada benarnya. kasus amrozi cs memang trlalu diulur2. ya krn pembelanya, ya krn penegak hukumnya. jdnya ribut terus.

    ReplyReply

    [Reply]

  • sherly
    November 5, 2008

    yah… akhir2 ini banyak sekali yang sesat… πŸ™

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    ga masalah sih asal ga sampe merampas hak orang lain. sesat toh trgantung sudut pandang. πŸ™‚

    ReplyReply

    [Reply]

  • Putu Adi
    November 5, 2008

    Selamat jalan deh buat trio mas-mas tukang bom ini, semoga damai dengan para korban di alam sana.

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    selamat jalannya ntar aja, bli. πŸ™‚

    ReplyReply

    [Reply]

  • jer
    November 5, 2008

    memang akan banyak efek domino jika eksekusi dilaksanakan, tapi efek itu akan lebih domino lg jika tidak ada kejelasan, eh emg ada efek gt y,hehe

    sbg orang bali secara pribadi, sy serahkan pada Beliau yang Maha Kuasa.

    –pecinta damai–

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    waduh sayangnya Beliau yg maha kuasa itu sudah menyerahkan pada para eksekutor. tp yg eksekusi ga jalan2. :p

    ReplyReply

    [Reply]

  • bogeloblast
    November 6, 2008

    DOR aja….. mereka sebenarnya takut mati,cuma kalo di shoot kamera aja bilang gak takut mati..dan mereka pintar untuk doktrin kalo siapa yang bunuh mereka akan masuk neraka…raga nyak orahin nembak…

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    tembak pake santet gen bli. πŸ˜€

    ReplyReply

    [Reply]

  • Hendra W Saputro
    November 6, 2008

    Setuju.

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    tulis aja lagi di blogmu, mas.. biar mereka tau kalo banyak jg yg anti-amrozi. πŸ™‚

    ReplyReply

    [Reply]

  • imsuryawan
    November 6, 2008

    hmm…

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    hmm jg. πŸ˜€

    ReplyReply

    [Reply]

  • nono
    November 6, 2008

    kok ga mati-mati aja ya…

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    yuk santet rame2 aja. πŸ™‚

    ReplyReply

    [Reply]

  • pande ndak baik
    November 6, 2008

    Saya sih gak setuju mereka ditembak mati. Kenapa gak dicoba dilepas di jalan Pidada – Bung Tomo aja ? minta ke para B**** untuk meng- sodomi mereka rame-rame. πŸ™‚

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    hahaha, lucu sajan tuh. mungkin malah mereka yg menyodomi bencong. πŸ˜€

    ReplyReply

    [Reply]

  • erickningrat
    November 6, 2008

    om numpang ngelink kayaknya lagi hangat2nya nih

    http://erickningrat.wordpress.com/2008/09/24/punk-rock-hancurkan-teroris-part-1/

    n….

    http://erickningrat.wordpress.com/2008/10/31/punk-rock-hancurkan-teroris-part-2/

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    silakan lewat, rick..

    ReplyReply

    [Reply]

  • blad
    November 6, 2008

    Sekarang malah berasa Artis ya mereka..
    TV2 pada sibuk bikin siaran langsung dari LAmongan. πŸ™‚
    Sampe2 posisi Ryan si penjagal mulai tergeser oleh Trio BOM BALI.

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    demi mengejar rating, TV2 itu ga peduli pada korban. teroris itu yg malah mendapat tempat banyak di media. aneh..

    ReplyReply

    [Reply]

  • wira
    November 6, 2008

    Inilah anehnya Indonesia, sudah jelas2 salah, kok masih dibela, tanya kenapa?

    Amrozi itu bukan manusia!!!! Mati gen ci amrozi…

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    itulah anehnya. yg korban dilupakan. yg terbukti bersalah malah dibela..

    ReplyReply

    [Reply]

  • GungWie
    November 8, 2008

    kok ga masuk di infotainment gosip y?
    amsorry cs kan uda ky artis aja..kalah jg pemberitaan Syeh puji hehe..
    setiap liat tv bLom di eksekusi jg..
    ck..ck..

    kita tunggu saja.. bagaimana kLo nonton bareng eksekusi amrozi cs? haha

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    wah, gung wie sadis jg ternyata. pengen liat eksekusi mati. πŸ™‚

    ReplyReply

    [Reply]

  • pande ndak baik
    November 9, 2008

    Ada yang tahu dimana keberadaan Trio Bomber Bali saat ini ? pasca eksekusi mati ? Apakah sudah Syahid di Surga bersama 72 bidadari Cantiknya ? Tolong pencerahannya…

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    kalau itu benar, maka sungguh betapa tak adilnya yg membuat surga dan neraka. tak ingin aku masuk surga dengan membunuh orang tak berdosa. biarlah aku masuk neraka saja.

    ReplyReply

    [Reply]

  • blad
    November 9, 2008

    mas pande, menurut penerawangan mereka lagi ngantre dipintu sorga. masih dicek kelengkapan alat2 dan surat2 menuju sorganya… πŸ™‚
    doakan saja semoga ga lengkap :P, jadi mereka nggak bisa masuk sorga.. hehehe

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    mereka ga bawa KTP. jd ga bs masuk. πŸ˜€

    ReplyReply

    [Reply]

    blad Reply:

    bukan cuma ktp mas. Mreka lupa bawa surat berkelakuan baik selama hidup juga πŸ˜›
    hehehe

    ReplyReply

    [Reply]

  • GungWie
    November 9, 2008

    semoga beristirahat dengan tenang, dosa2nya dihapuskan.. :p

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    aku ga mengaminkan..

    ReplyReply

    [Reply]

  • Yanuar
    November 9, 2008

    setuju…
    sungguh menyedihkan ketika ada suatu pembenaran yang mengatasnamakan agama.
    dan lebih sedih lagi ketika agama mulai dicampur adukkan dengan berbagai macam kepentingan.!!!

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    setuju, pak de..

    ReplyReply

    [Reply]

  • okanegara
    November 9, 2008

    amrozy.akhirnya selesai juga. berakhir sudah. dan aku pun bisa ngeblog lagi.

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    semoga hidup makin tenang setelah ini..

    ReplyReply

    [Reply]

  • antown
    November 10, 2008

    @okanegara: hehhee, avatarnya mirip gmbar bapak blogger nasional, enda nasution.

    @rumahtulisan.com: saya juga nulis ttg ini, tapi sekedar ilustrasi eksekusinya kemarin. silakan mampir ya….

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    itu sama jenggotnya aja. πŸ˜€

    ReplyReply

    [Reply]

  • nono
    November 10, 2008

    Mas Anton…
    Ada award dan pe’er nih… diterima yah… πŸ™‚
    http://mywrotes.wordpress.com/2008/11/10/awrd-dan-pe3r-dari-pe3r-dan-awrd/

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    sudah mampir. terima kasih sudah dinominasikan..

    ReplyReply

    [Reply]

  • Muhammad
    November 17, 2008

    a Pity person like u wont reach they high level of Faith…just pray that GOD will have pity on you ALL.

    ReplyReply

    [Reply]

  • fuck u
    February 3, 2009

    om…tolong donk teliti…yg membuat bom pny mereka cm bunyi ledakan aja yg ledakan pertama g ada korban….malah yg ledakan kedua lebih hebat kayak nuklir…krn penelitian dr australia bomnya CN 4…..ga mungkinlah imam samudra buat bom mahal kayak gitu ratusan juta malah milyaran harganya…..jadi tentu ada permainan dr kepolisian biar ada bantuan dr negara lain krn kepolisian kekurangan dana….sehingga setelah itu ada bantuan beberapa trilyun untuk POLRI….termasuk pembuatan Densus 88…….kan diberita ada kayak bunga api….jadi teliti dulu om….jangan cuma bisa jeplak aja berita…….termasuk waktu menghukum mati waktu itu kan indonesia mendapat bantuan australia 2 milyar hanya untuk menghukum 3 orang yang ditakuti…….ADA APA KAH DENGAN ITU SEMUA???????TELITI DUNK OM………….BANYAK PERMAINAN INTELIJEN DI NEGERI KITA…………………..

    ReplyReply

    [Reply]

  • Andri
    May 10, 2009

    Haaahhh..Mati aja lo amrozi cs. Udah tampang kaya kaya monyet koar koar. . . .Mwx jadi artis tapi jelek n goblok, mkx ngebunuh biar tenar. Tai lo amrozi anjing

    ReplyReply

    [Reply]

  • d_freezeboy@yahoo.com
    May 23, 2009

    Hidup mulia atau mati syahid………
    eh lu smua pada org islam bukan???
    kayaknya yang punya blog udh gk murni islamnya.

    klw mau buat brita kaya gini mending ngaji dulu deh!!
    gw gk mau ikuta ah… inikan blog orang kafir

    ReplyReply

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *