Melihat Kepala2 Itu, Bulu Kudukku Berdiri

4 No tags Permalink 0
Sebenarnya kejadian ini sudah sekitar tiga hari lalu. Aku lagi nulis berita untuk media tempatku kerja. Katanya sih untuk Laporan Utama, mereka akan nulis tentang Bom Bali. So, dengan semangat 45 aku pun nulis laporan tentang itu.

Deadline, Jumat pagi. Tapi aku pikir akan lebih baik kalo aku bisa kirim Kamis malam. Jadilah akau nglembur Kamis pekan lalu. Maksudnya biar aku bisa kirim malam itu juga.

Ada dua laporan yang kutulis. Pertama soal round up kejadian. Hanya laporan mata dan keterangan beberapa saksi. Sekalian korban-korban. Dan beres.

Lalu tulisan kedua soal penyelidikan oleh polisi. Berbekal kontak beberapa polisi yang terlibat di investigasi, aku dapat beberapa hal yang bagiku berbeda. Jadilah aku nulis tentang itu.

Nah, di salah satu bagian tulisan itu aku harus menulis tentang tiga pelaku bom bunuh diri di Jimbaran da Kuta 1 Oktober lalu. Kebetuluan aku punya foto2 tiga pelaku bom bunuh diri itu. Selain cetak sendiri, dari foto repro punya polisi, juga ada selebaran full colour dari Polda Bali. Pas nulis, aku beberapa kali liat wajah2 yang agak berantakan itu. Foto2 itu diambil dari lokasi kejadian. Hanya kepala. Mukanya mengerikan.

Sekitar pukul 11 malam lebih pas aku nulis laporan itu. Beberapa kali liat foto2 itu, tiba2 aku ngrasa ngeri. Bulu kudukku berdiri. Tumben2 aku ngrasa gitu. Di tengkukku terasa dingin. Seperti ada angin yang berhebmbus tiba2. Aku selama ini ga terlalu takut pada urusan begituan. But, malam itu aku bener2 takut. Segera aku matiin komputer. Lalu pindah ke kamar temenku. Ngeri di kamar sendiri. “Mending tak lanjutin besok pagi,” pikirku.

Bl**dy Hell! Ternyata teroris yang sudah mati itu pun masih bikin masalah padaku. Huh!

No related content found.

4 Comments
  • Anonymous
    October 10, 2005

    Hey, you have a great blog here. I know this has nothing to do with your site but I have a blog which you can see by going to http://www.adminsupervisor.blogspot.com….recently I’ve been asking for ideas for stuff to write about. Take a look and see if there is anything I should do to make it better. Any suggestions would be great.

    I also have a work at home site. Its all about, need I say it, working from home. I think people should have the choice to build their own income instead of somebody else’s. Freedom of well being and all of that…anyway take a look see what you think.

    Keep up the good work, I’ll be back to visit. Adrian

    ReplyReply

    [Reply]

  • nie
    October 10, 2005

    huwah…serem juga yak… akupun ga ada interest untuk ngeliat foto kepala si pelaku bom bunuh diri ituh… takut hehehehe….
    niwei…dah gpp kan skrg?

    ReplyReply

    [Reply]

  • andi
    October 13, 2005

    ya memang begitulah teroris : meneror kita dengan perbuatan pengecutnya walaupun sudah mati…

    met puasa ya kalo menjalankan ibadah puasa

    ReplyReply

    [Reply]

  • AH
    November 27, 2005

    aku baru mau nulis dari perspektif media study soal kepala-kepala teroris yang dipajang2x di segala tempat itu…

    ReplyReply

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *