Just Take The Risk

19 Permalink 0
Aku menulis ini agak emosional. Itu sah saja. Aku toh bukan malaikat yang harus sok suci dan merasa baik-baik saja ketika banyak orang seperti menuding padaku, “KAMU SALAH!” atas sesuatu yang aku lakukan dengan maksud berbuat baik. But, well, tudingan itu anggap saja seperti lagu Coldplay, “That the risk you have to take..”

Sekadar curhat saja. Aku mencoba mengambil inisiatif untuk memfasilitasi kopdar BBC, dan kemudian ada juga pernyataan sikap setelah itu. Di antara tumpukan pekerjaan minggu2 ini yang bikin aku tertekan, aku masih coba sempatkan utk ngurusi kopdar.

Dan, ketika aku selesai melakukan itu –tentu saja dengan maksud baik karena untuk komunitas ini- tiba-tiba aku (merasa) disudutkan oleh sebagian teman lain. Maka, wajar bagiku kalau kemudian aku merasa melakukan sesuatu yang tidak hanya sia-sia, tapi malah merugikan.

Sedih..

Mungkin kini saatnya aku hanya duduk manis menunggu ajakan yang lain. Entah kapan ada ajakan itu..

No related content found.

19 Comments
  • okanegara
    May 14, 2008

    ini sering banget saya alamin mas anton.inginnya berbuat baik, dianggap ada maksud tertentu atau dipersalahkan.ingin fasilitasi buat komunitas untuk angkatan kuliah dianggap mau cari popularitas, fasilitasi remaja buat pendidikan seks dianggap ngajarin seks, berkorban sejumlah dana buat mensupport program remaja dianggap ada maksud lain,pfiuhh padahal ini semua buat sebuah kebaikan tidak lebih…dan sudah jelas tidak ada keuntungan materialnya, sama seperti ngurus BBC (atau saya waktu ngurus BCC dengan Mercya, murni ngayah)

    ReplyReply

    [Reply]

  • BlogDokter
    May 14, 2008

    Tenang saja, Boss. Namanya juga manusia, kelakuannya kadang aneh aneh. Jangan dimasukin hati, yang nolak juga orang yang tidak pernah atau jarang ikut kopdar jadi mereka semua hanya bisa ngomong via milis. 🙂

    ReplyReply

    [Reply]

  • Arie
    May 14, 2008

    Mas Anton jangan bersedih … biasa terjadi hal yang kek gini dan yakin dahhh emang super duper nggak ngenakin buanget ……. bagemana kalo kita nyeruput wedang jahe sajahhhhhh ?! 🙂

    ReplyReply

    [Reply]

  • wira
    May 14, 2008

    keep blogging…

    untuk BBC saya cuma bisa ngasi semangat dan maaf blm bisa terjun langsung.. jgn menyerah pak, maju terus, bali butuh orang2 kayak anda 🙂

    ReplyReply

    [Reply]

  • dani
    May 14, 2008

    utk yg bakat pemimpin spt bli okanegara, bli anton..itu kan biasa.. 🙂
    pengalaman ini akan membuat bli anton lbh kokoh kl nemu yg lbh berat lg
    jeg salut..apa perlu saya bantuin cari tukang pijet.. 😀

    ReplyReply

    [Reply]

  • dani
    May 14, 2008

    eh ada yg menarik di http://www.cluster.web.id
    (lbh buruk dari yg bli anton alami..)

    ReplyReply

    [Reply]

  • wayan
    May 14, 2008

    weeee…. kok jadi melo gitu…
    semangat dung…

    ReplyReply

    [Reply]

  • Tonny
    May 14, 2008

    Bli Anton, percaya deh.. hal yg dialami itu nggak seburuk yg Bli anton kira.
    Itulah salah satu bentuk kedinamisan dalam berkomunitas. Kita ambil saja poin2 positif nya. Kita juga nggak bisa berprasangka terhadap pendapat yg mungkin menurut kita berprasangka. Mungkin saja ada kebenaran di situ.
    Pengalaman seperti ini yg bisa membuat kita, untuk kedepannya, lebih berhati2 dan bijak dalam melakukan sesuatu. Karena apapun yg kita lakukan, besar kecil nya, pasti ada sesuatu akibat yg menyertai nya.

    Tetap semangat!!

    Salam

    T.

    ReplyReply

    [Reply]

  • Tumik
    May 14, 2008

    tetap sabar kang!!! pokoke qt tetap dukung ayah bani… muach.. muach..salam buat bunda

    ReplyReply

    [Reply]

  • bunda
    May 14, 2008

    emang nggak enak sama sekali deh. pelukan ajah yuk yah

    ReplyReply

    [Reply]

  • Yanuar
    May 14, 2008

    doohh.. jadi sedih aku mas..
    nggak enak banget nggak bisa bantuin apa2.
    tapi aku rasa teman-teman yang laen nggak ada maksud / judgement untuk bilang mas anton salah.
    dan kalaupun sekedar emosi aku juga maklum mas..
    aku juga emosi..
    tapi namanya perbedaan itu sah-sah aja.
    menurutku malah kita dilatih sabar mas..
    legowo ae..
    ngeronde ae…

    ReplyReply

    [Reply]

  • Agung Wardana
    May 14, 2008

    Ton,
    aku juga udah muak ama BBC ini…aku ga bisa dapetin apa-apa selain ngerumpi yang ngga jelas…
    aku juga sebenarnya emosi, ton! lebih baik aku ngurus WALHI aja deh daripada ngurus orang2 yang sudah mapan dan nyaman…kita tunggu aja mereka kena celaka..baru mereka akan paham

    ANCak

    ReplyReply

    [Reply]

  • Wahyu Blue
    May 15, 2008

    Wadow.. baru ajah saya seneng karna kenal en ketemu langsung bli Anton, mbok Lode, Arie, blie Yanuar… sampe dengan Saylow.
    Yang kepikiran cuman… kapan kumpul2 lagie… ngupi2 + pisang goreng… hihihihi

    Saya dukung kok bli.. dan teteeeepp semangat!!

    ReplyReply

    [Reply]

  • ick
    May 15, 2008

    tetap tenang…dan tetap sabar….

    kata kuncinya : sabar…

    ReplyReply

    [Reply]

  • made eka
    May 17, 2008

    hiks… maapkan bli… Ga bermaksud menyudutkan kok.. Saya cuman pengen ada komunikasi bersama sebelum dikeluarkannya pernyataan sikap. Biar sama-sama enak bli.. Pengennya sih ada aturan simple juga.. Jadi ga berarti yang bli lakukan ga berguna, malahan saya salut dengan usaha bli untuk BBC. Maapkan saya yang ga tau apa-apa ini bli..

    ReplyReply

    [Reply]

  • erickningrat
    May 17, 2008

    ini masalah apa maksudnya? maklum bukan anggota BBC * nyengir mode on *

    ReplyReply

    [Reply]

  • aprilia gayatri
    May 18, 2008

    saya juga emosi…. mailbox saya jadi penuh… dengan perdebatan yang ujung2nya nggak jelas
    terpaksa delete email2 dari kawan2
    dari pada pusing & emosi bacanya

    ReplyReply

    [Reply]

  • imsuryawan
    May 20, 2008

    tapi sekarang dah mereda kan sedihnya bli? aku blum pasang pernyataan sikapnya! nunggu jawaban emailku di milis, ga ada yang jawab! Besok aja dah tak pasang!

    Nyante gen bos!

    ReplyReply

    [Reply]

  • antonemus
    May 23, 2008

    @ semuanya: sori. kemarin itu mmg emosi saja. ya, ngelesnya sih krn aku toh manusia. wajar saja bisa emosi. tp setelah dipikir2 jg pernyataan2 di milis mmg hal yg tidak trlalu menyalahkan. aku saja yg pas lagi sensitif.

    ReplyReply

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *