ConnectTheWorld, Harapan Baru atau Palsu?

1 , , Permalink 0

declaration-id

Iklan satu halaman di Kompas pagi ini terlihat menyenangkan.

Sejak delapan tahun silam, bersama teman-teman di Sloka Institute Bali Blogger Community ataupun sesekali VECO Indonesia kami melakukan usaha-usaha mengenalkan dan mengajarkan internet ke berbagai kelompok yang kurang memiliki akses terhadap internet.

Target utama kegiatan kami biasanya kelompok rentan dan terpinggirkan seperti petani, nelayan, orang dengan HIV/AIDS, difabel, warga desa, pekerja seks komersial, dan seterusnya.

Kami percaya bahwa informasi adalah kekuatan, termasuk di dalamnya akses terhadap informasi dan kemampuan untuk membagi informasi itu. Karena itu, kami penuh semangat 45 menyebarluaskan kesadaran dan berusaha meningkatkan kemampuan warga dalam akses informasi.

Tapi, ini bukan pekerjaan mudah.

Salah satu isu yang terus muncul tiap tahun adalah kurangnya akses di lokasi-lokasi kegiatan. Ketika belajar bikin email, koneksi internet empot-empotan. Ketika bikin blog, koneksi mendadak mati. Kejadian terakhir pekan lalu ketika bikin kelas jurnalisme warga di Amed, Karangasem, kami masih menghadapi masalah itu.

Maka, senang sekali ketika melihat ada iklan satu halaman penuh di Kompas hari ini tentang akses internet untuk semua orang. Di bagian bawah iklan itu banyak lembaga dan perusahaan besar semacam Bill & Melinda Gates, Facebook, Ericsson, PBB, dan seterusnya.

Aku pun membuka website mereka dan mendaftarkan diri. Semata hanya untuk menguji apakah kampanye-kampanye semacam ini akan memperbaiki nasib kami untuk bisa mendapatkan akses internet lebih baik. Jika tidak, bisa jadi mereka hanya memberikan harapan palsu.

1 Comment
  • PanDe Baik
    October 22, 2015

    Tetap Eksis nih mas Anton dengan semua aktifitas menulisnya. Hebat, masih bisa konsisten…

    ReplyReply

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *