Agar Anak Kami Berani dan Adil

5 , , , , Permalink 0

Kami percaya nama adalah doa. Begitu pula nama anak-anak kami.

Doa kami sederhana saja. Semoga anak-anak kami bisa menjadi anak-anak yang berani dan adil. Tak hanya dalam pikiran tapi juga tulisan dan tindakan. Maka, begitulah kami memberi identitas pada keduanya, Bani Nawalapatra dan Satori Nawalapatra.

Nama kedua anak tersebut dari Bahasa Indonesia meskipun serapan dari bahasa asing. Soal bahasa asing ini tak usah heran. Lha wong sekitar 80 persen Bahasa Indonesia memang dari bahasa asing.

Kami mencari nama tersebut hanya bermodal Kamus Besar Bahasa Indonesia. Menurutku sih kamus itu jadi alat keren untuk mencari nama anak yang bagus. Di sana ada kata sekaligus maknanya.

Maka, begitu pula kami mencari nama buat kedua anak kami. Bermodal kamus.

Anak pertama kami, Bani berasal dari bahasa Bali dan bahasa Arab. Dulu, kami sebenarnya mau kasih nama Berani Karena Benar saja buatnya. Cuma kok ya terlalu verbal. Jadilah Bani saja yang kami ambil. Dalam Bahasa Bali, Bani berarti berani. Dalam Bahasa Arab yang sudah diserap jadi Bahasa Indonesia kata ini berarti anak atau keturunan.

Adapun Nawalapatra, berasal dari kata Nawala Patra yang berarti tulisan atau tindakan. Kata ini berasal dari Bahasa Sansekerta yang juga sudah diserap sebagai Bahasa Indonesia. Kami jadikan Nawala dan Patra ini sebagai satu kata saja, Nawalapatra, biar lebih mudah sekaligus jadi ciri khas kami.

Jadi, kalau digabungkan, Bani Nawalapatra berarti anak kami tulisan yang berani.

Anak kedua kami, Satori Nawalapatra juga dari Bahasa Indonesia. Satori serapan dari Bahasa Jepang yang berarti pikiran adil tanpa diskriminasi. Ada pula yang menerjemahkan satori ini sebagai pencerahan. Keduanya serupa. Sama bagusnya.

Sempat khawatir jika Satori ini punya makna buruk dalam bahasa lain, terutama Arab. Yah, ini sih karena mengakomodir keluarga besar dari kakek dan neneknya Bani ataupun Satori yang lebih suka nama kearab-araban atas nama religiositas.

Untungnya, setelah aku cek ke keluarga yang mahir Bahasa Arab, ternyata kata Satori ini dalam bahasa Arab juga bermakna bagus. Jika pakai syin (Syatori) berarti kampus. Jika Satori dengan sin berarti garis pemisah. Jika pakai kata dasar Satira artinya ilmu. Apa pun itu, semuanya bagus. Maka, kami makin yakin dengan nama depan tersebut, Satori.

Kami tetap menggunakan Nawalapatra sebagai nama belakang untuk anak kedua. Pengennya sih ini jadi nama keluarga nantinya. Maknanya, kami sebagai keluarga penulis. Sebab, orang tua mereka kan wartawan. Kalau toh keduanya ataupun keturunan mereka tak jadi penulis, kami berharap mereka akan tetap senang menulis.

Maka, bagi kami, Satori Nawalapatra berarti tulisan dari pikiran yang adil tanpa diskriminasi. Inilah doa kami untuknya.

Tentu saja mereka tak hanya berani dan adil dalam nama tapi juga pikiran, tulisan, dan tindakan. Kami berusaha mewujudkan itu semua, tak hanya berdoa lewat nama,

5 Comments
  • honeylizious
    March 21, 2012

    keren….

    sayang belum punya suami buat mikirin nama anak nantinya 🙂

    ReplyReply

    [Reply]

    a! Reply:

    lho. katanya sudah dapat jodoh pas di bali. kan tinggal bikin anak toh kalo gitu. hihi..

    ReplyReply

    [Reply]

  • Megi Tristisan
    March 24, 2012

    selamat ya mas atas kelahiran anaknya semoga seperti namnya yang berani dan adil dalam tindakan atauoundalam tulisan, amiiin

    ReplyReply

    [Reply]

    a! Reply:

    makasih, om. btw, aku mau komen di blogmu kok susah ya. :((

    ReplyReply

    [Reply]

  • slaksmi
    April 17, 2012

    Fotonya Bani, lucu!

    ReplyReply

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *